Ini alasan Brebes Selatan inginkan pemekaran
Selasa, 11 Desember 2012 - 20:07 WIB
Ini alasan Brebes Selatan inginkan pemekaran
A
A
A
Sindonews.com - Potensi alam yang melimpah yang dimiliki Brebes bagian selatan sedianya akan menjadi modal warga setempat untuk memekarkan diri dari wilayah induk Brebes.
Ketua Forum Komunikasi Kepala Desa Brebes Selatan, Zainal Arifin mengatakan, wilayah Brebes selatan mempunyai berbagai potensi yang tidak kalah dengan kabupaten lain terutama di kabupaten di luar Jawa.
Ia memaparkan, melimpahnya air bersih yang sumbernya saat ini mengairi wilayah Brebes dan Tegal. Selain air bersih, Brebes Selatan juga mengandalkan potensi agro wisata Kaligua, sumber panas bumi di Sirampog, dan lainnya.
"Potensi yang kami miliki, tidak kalah dengan daerah lain," terang Zainal di Brebes, Selasa (11/12/2012).
Keinginan warga Brebes bagian selatan untuk mekar dari kabupaten induknya kembali menguat pascapemilukada 7 Oktober 2012 lalu.
Keinginan yang sebenarnya sudah ada sejak tahun 1963 lalu, didukung oleh para tokoh masyakat yang ditandai dengan deklarasi pembentukan Kabupaten Bumiayu.
Deklarasi dilakukan oleh tokoh masyarakat dan masyarakat yang jumlahnya ribuan di Masjid Agung Bumiayu, pada Minggu 25 November 2012 lalu.
Ketua Forum Komunikasi Kepala Desa Brebes Selatan, Zainal Arifin mengatakan, wilayah Brebes selatan mempunyai berbagai potensi yang tidak kalah dengan kabupaten lain terutama di kabupaten di luar Jawa.
Ia memaparkan, melimpahnya air bersih yang sumbernya saat ini mengairi wilayah Brebes dan Tegal. Selain air bersih, Brebes Selatan juga mengandalkan potensi agro wisata Kaligua, sumber panas bumi di Sirampog, dan lainnya.
"Potensi yang kami miliki, tidak kalah dengan daerah lain," terang Zainal di Brebes, Selasa (11/12/2012).
Keinginan warga Brebes bagian selatan untuk mekar dari kabupaten induknya kembali menguat pascapemilukada 7 Oktober 2012 lalu.
Keinginan yang sebenarnya sudah ada sejak tahun 1963 lalu, didukung oleh para tokoh masyakat yang ditandai dengan deklarasi pembentukan Kabupaten Bumiayu.
Deklarasi dilakukan oleh tokoh masyarakat dan masyarakat yang jumlahnya ribuan di Masjid Agung Bumiayu, pada Minggu 25 November 2012 lalu.
(ysw)