Kejari janji kasus kincir angin dirampungkan

Senin, 10 Desember 2012 - 22:40 WIB
Kejari janji kasus kincir...
Kejari janji kasus kincir angin dirampungkan
A A A
Sindonews.com - Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba, Chairul Fauzi, berjanji menyelesaikan kasus korupsi proyek pengadaan instalasi air bersih bertenaga bayu atau kincir angin pada awal 2013 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Chairul saat menerima aspirasi pengunjukrasa peringatan Hak Asasi Manusia (HAM) se-dunia yang berlangsung di ruang Aula Kejari Bulukumba, Senin (10/12/2012).

“Kincir angin ini akan menjadi prioritas Kejari. Insyah Allah, kalau tidak ada halangan awal 2013 mendatang, kita sudah naikan ke penuntutan. Sebab, sekarang masih tahap perlengkapan berkas,” ungkap Chaerul.

Dia menambahkan, keterlambatan penyelesaian semua kasus korupsi termasuk kincir angin karena ada beberapa saksi yang berada diluar Bulukumba, sehingga membutuhkan waktu lama. Disamping, menunggu hasil audit dari badan pemeriksa keuangan (BPK) khususnya jumlah kerugian.

“Intinya, semua kasus korupsi di daerah ini kita akan selesaikan secepatnya. Namun, yang paling kita utamakan adalah kincir angin, karena proyek ini menggunakan uang negara yang cukup besar nilainya. Sehingga tidak bisa dibiarkan begitu saja,” tegasnya.

Selain itu, lanjut Chaerul, pihaknya juga meminta kepada aktivis Bulukumba supaya melapor ke Kejari jika menemukan ada kasus korupsi diluar. Hanya, harus dilengkapi mulai dari besar anggaran, item pekerjaan dan poin lainya untuk memudahkan penyelidikanya nanti.

“Kami membuka pintu bagi aktivis yang ingin melaporkan kasus korupsi yang ditemukan diluar. Sebab, di Kejari sekarang memiliki keterbatasan sumber daya manusia. Nah, kalau tidak dilaporkan saya kesulitan untuk memantau semua kasus,” tuturnya.

Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMI) Cabang Bulukumba Dzulkarnaen Madjid mengungkapkan, pihaknya meminta kepada Kejari supaya bukan hanya kincir angin menjadi prioritas, melainkan semua kasus korupsi termasuk dugaan korupsi dana alokasi khusus (DAK) yang dilakukan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bulukumba.

“Kami harap semua diselesaikan, karena ada beberapa kasus korupsi yang sampai sekarang itu tidak jelas arahnya dimana. Padahal, mereka sudah terbukti melakukan penyelewengan,” kata Zulkarnaen, saat menyampaikan orasinya di depan pintu masuk Kejari Bulukumba.
(ysw)
Berita Terkait
Strategi Pemberantasan...
Strategi Pemberantasan Korupsi
Partisipasi Publik dalam...
Partisipasi Publik dalam Pemberantasan Korupsi
UU Antitipikor Sarana...
UU Antitipikor Sarana Pemberantasan Korupsi
Pemberantasan Korupsi...
Pemberantasan Korupsi dan Perampasan Aset
Pemberantasan Korupsi,...
Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
Sisi Lain dalam Pemberantasan...
Sisi Lain dalam Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
29 menit yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
3 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
3 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
3 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
4 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
4 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved