Ahmad Subadri bantah punya maksud terhadap Zaki
Senin, 10 Desember 2012 - 18:51 WIB
Ahmad Subadri bantah punya maksud terhadap Zaki
A
A
A
Sindonews.com - Calon bupati Tangerang nomor urut 1 Ahmad Subadri ikut merayakan kemenangan pasangan nomor urut 2 Ahmed Zaki Iskandar-Hermansyah dalam pengitungan cepat yang dilakukan oleh lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).
Padahal, saat survei SMRC baru dikeluarkan, dia sempat menulis status di smart phone BlackBerry Mesengger, "Ternyata Uang Memang Luar Biasa". Namun saat ditanya soal status, dan sikapnya saat ini yang cenderung mendukung kemenangan Zaki, Ahmad menjawab diplomatis.
“Ya, saya harus merayakan. Ini pilihan masyarakat. Status itu untuk ekspresi saya saja, itu ruang privacy saya,” ujar Ahmad, kepada wartawan di Tangerang, Senin (10/12/2012).
Dia menambahkan, dasar dari pernyataan sikap dirinya karena hasil penghitungan cepat yang dilakukan SMRC. Sebab, kebenaran hasil penghitungan cepat, tak jauh beda dengan rekapitulasi penghitungan KPUD. “Jadi bukan karena ada udang di balik rempeyek,” terangnya.
Dia melanjutkan, selama masa kampanye, Zaki tak pernah berusaha menyerang dirinya dengan kampanye hitam. Begitupun sebaliknya, dia tak pernah menyerang dan menjelek-jelekkan Zaki.
“Saya bersyukur kang Zaki tidak pernah blackcampaign terhadap saya, termasuk saya juga tidak pernah. Pertemuan ini adalah inisiatif saya,” terang anggota DPD itu.
Sementara itu, Zaki mengaku senang dengan pernyataan sikap Ahmad. Menurutnya sikap berani Ahmad yang mau mengakui kekalahan patut dicontoh dalam perkembangan demokrasi kedepannya. “Ini contoh yang baik buat demokrasi,” singkatnya.
Padahal, saat survei SMRC baru dikeluarkan, dia sempat menulis status di smart phone BlackBerry Mesengger, "Ternyata Uang Memang Luar Biasa". Namun saat ditanya soal status, dan sikapnya saat ini yang cenderung mendukung kemenangan Zaki, Ahmad menjawab diplomatis.
“Ya, saya harus merayakan. Ini pilihan masyarakat. Status itu untuk ekspresi saya saja, itu ruang privacy saya,” ujar Ahmad, kepada wartawan di Tangerang, Senin (10/12/2012).
Dia menambahkan, dasar dari pernyataan sikap dirinya karena hasil penghitungan cepat yang dilakukan SMRC. Sebab, kebenaran hasil penghitungan cepat, tak jauh beda dengan rekapitulasi penghitungan KPUD. “Jadi bukan karena ada udang di balik rempeyek,” terangnya.
Dia melanjutkan, selama masa kampanye, Zaki tak pernah berusaha menyerang dirinya dengan kampanye hitam. Begitupun sebaliknya, dia tak pernah menyerang dan menjelek-jelekkan Zaki.
“Saya bersyukur kang Zaki tidak pernah blackcampaign terhadap saya, termasuk saya juga tidak pernah. Pertemuan ini adalah inisiatif saya,” terang anggota DPD itu.
Sementara itu, Zaki mengaku senang dengan pernyataan sikap Ahmad. Menurutnya sikap berani Ahmad yang mau mengakui kekalahan patut dicontoh dalam perkembangan demokrasi kedepannya. “Ini contoh yang baik buat demokrasi,” singkatnya.
(san)