Dirampok, sopir speedboat ditemukan tewas
Senin, 10 Desember 2012 - 17:32 WIB
Dirampok, sopir speedboat ditemukan tewas
A
A
A
Sindonews.com - Seorang sopir speedboat bernama Mulyadi (32) warga Dusun II, Desa Terusan Tengah, Kecamatan Sumber Marga Telang, Kabupaten Banyuasin, ditemukan tewas.
Korban yang ditemukan terlungkup di permukaan perairan Sungai Alar Dusun Teluk Kelapa, RT 12,RW 04, Desa Muara Telang Banyuasin dengan posisi tangan dan kaki diikat seutas tali dengan mengenakan pakaian kaos berwarna kuning dan celana levis hitam.
Diduga kuat Mulyadi merupakan korban perampokan kawanan spesialis pencuri mesin speedboat. Pasalnya speedboat yang dibawa korban sempat hilang, lalu ditemukan di perairan Sungsang dengan kondisi mesin speedboat 40 PK sudah tidak hilang.
Kapolsek Muara Telang, Iptu Zulfikar mengatakan, mayat pertamakali ditemukan warga bernama Rusdi sekitar pukul 06.00 WIB, Senin (10/12/2012).
”Waktu itu saksi Rusdi hendak mandi di sungai dekat rumahnya. Melihat ada mayat, saksi Rusdi langsung melaporkan temuan itu ke ke warga setempat, lalu warga memberitahu kepala desa dan kepala desa menelepon kita (Polsek Muara Telang),” ungkap Zulfikar saat ditemui di kamar jenazah RSUP Dr Mohammad Hoesin Palembang, Senin (10/12/2012).
Dari keterangan istri korban, sambung Zulfikar, korban ini sudah tidak kembali dari rumah sejak Jumat 7 Desember 2012 sekira pukul 18.00 WIB atau tiga hari lalu karena mendapat carteran.
Sejauh ini, kata mantan Kanit Pidum Polres Banyuasin ini, dugaan sementara kasus ini 365 KUHP atau pencurian dengan kekerasan sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia dan bisa jadi pelakunya lebih dari satu orang.
”Kasus pencurian dengan modus seperti ini, baru pertama kali terjadi sejak saya tugas di polsek ini,” pungkasnya.
Korban yang ditemukan terlungkup di permukaan perairan Sungai Alar Dusun Teluk Kelapa, RT 12,RW 04, Desa Muara Telang Banyuasin dengan posisi tangan dan kaki diikat seutas tali dengan mengenakan pakaian kaos berwarna kuning dan celana levis hitam.
Diduga kuat Mulyadi merupakan korban perampokan kawanan spesialis pencuri mesin speedboat. Pasalnya speedboat yang dibawa korban sempat hilang, lalu ditemukan di perairan Sungsang dengan kondisi mesin speedboat 40 PK sudah tidak hilang.
Kapolsek Muara Telang, Iptu Zulfikar mengatakan, mayat pertamakali ditemukan warga bernama Rusdi sekitar pukul 06.00 WIB, Senin (10/12/2012).
”Waktu itu saksi Rusdi hendak mandi di sungai dekat rumahnya. Melihat ada mayat, saksi Rusdi langsung melaporkan temuan itu ke ke warga setempat, lalu warga memberitahu kepala desa dan kepala desa menelepon kita (Polsek Muara Telang),” ungkap Zulfikar saat ditemui di kamar jenazah RSUP Dr Mohammad Hoesin Palembang, Senin (10/12/2012).
Dari keterangan istri korban, sambung Zulfikar, korban ini sudah tidak kembali dari rumah sejak Jumat 7 Desember 2012 sekira pukul 18.00 WIB atau tiga hari lalu karena mendapat carteran.
Sejauh ini, kata mantan Kanit Pidum Polres Banyuasin ini, dugaan sementara kasus ini 365 KUHP atau pencurian dengan kekerasan sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia dan bisa jadi pelakunya lebih dari satu orang.
”Kasus pencurian dengan modus seperti ini, baru pertama kali terjadi sejak saya tugas di polsek ini,” pungkasnya.
(ysw)