Yulianus: Anak saya meninggal, mereka tak datang
Senin, 10 Desember 2012 - 15:50 WIB
Yulianus: Anak saya meninggal, mereka tak datang
A
A
A
Sindonews.com - Kematian anak kedua Yulianus Hitipeo (28), diduga menjadi pemicu dendam kesumat dia kepada kedua orang tuanya, Royke AH (62) dan Salamah. Diceritakan Yulianus, kedua orang tuanya sampai hati, tidak menghadiri pemakaman anak keduanya yang meninggal awal November lalu.
"Orang tua saya enggak datang padahal anak saya meninggal," kata Nanus, di Polsek Cimanggis, Depok, Senin (10/12/2012).
Namun begitu, semua perih itu disimpannya sendiri. Sesekali dia mengaku, meluapkan perasaannya kepada Lukman Hakim (22), adiknya.
Royke dan Salamah memiliki delapan anak. Royke adalah pensiunan satpam di Pasar Ciracas, Jakarta Timur. Di tempat itu pula Yulianus mencari uang jajan untuk bekal sekolah. Dia bekerja sebagai pesuruh di beberapa penjual.
"Saya bantuin tukang pisang, tukang tahu. Untuk jajan besok," kenang Yulianus.
Setelah menikah, Yulianus meminjam uang untuk membayar kontrakan, namun tak diberi oleh orang tuanya. Sedangkan kaka pertamanya, Petrus selalu dituruti. "Kalau abang saya dikasih mulu minta apa aja," akunya cemburu.
Yulianus mengaku gelap mata saat menusuk ayahnya. Dia menyesali perbuatannya. Kendati keluarga tidak mengajukan tuntutan, namun proses hukum tetap berjalan.
Saat ini, Yulianus mendekam di sel Polsek Cimanggis untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Orang tua saya enggak datang padahal anak saya meninggal," kata Nanus, di Polsek Cimanggis, Depok, Senin (10/12/2012).
Namun begitu, semua perih itu disimpannya sendiri. Sesekali dia mengaku, meluapkan perasaannya kepada Lukman Hakim (22), adiknya.
Royke dan Salamah memiliki delapan anak. Royke adalah pensiunan satpam di Pasar Ciracas, Jakarta Timur. Di tempat itu pula Yulianus mencari uang jajan untuk bekal sekolah. Dia bekerja sebagai pesuruh di beberapa penjual.
"Saya bantuin tukang pisang, tukang tahu. Untuk jajan besok," kenang Yulianus.
Setelah menikah, Yulianus meminjam uang untuk membayar kontrakan, namun tak diberi oleh orang tuanya. Sedangkan kaka pertamanya, Petrus selalu dituruti. "Kalau abang saya dikasih mulu minta apa aja," akunya cemburu.
Yulianus mengaku gelap mata saat menusuk ayahnya. Dia menyesali perbuatannya. Kendati keluarga tidak mengajukan tuntutan, namun proses hukum tetap berjalan.
Saat ini, Yulianus mendekam di sel Polsek Cimanggis untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
(san)