Nenek pemilik toko beras tewas dibekap perampok
Minggu, 09 Desember 2012 - 19:31 WIB
Nenek pemilik toko beras tewas dibekap perampok
A
A
A
Sindonews.com - Seorang nenek pemilik toko beras 'Sejahtera' yang terletak di Jalan Ruko Villa Melati Mas B 8-1/ 12 A, Kelurahan Pondok Jagung, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, tewas setelah dibekap perampok.
Warga sekitar bernama Muhaimin mengatakan, dirinya tidak mengetahui secara pasti bagaimana kronologis perampokan tersebut menerpa Tuti (67). Namun, yang pasti akibat perampokan itu pemilik toko tewas karena dibekap.
"Saya tidak tahu persis kejadiannya. Tetapi yang jelas pemiliknya tewas," ucapnya, di Ruko Villa Melati Mas, Tangsel.
Kapolsek Serpong Kompol Niko Adreano Seriawan membenarkan peristiwa itu. Dia mengatakan, diperkirakan peristiwa itu terjadi sekira pukul 12.30 WIB. Namun, Nico pun mengaku sedang mengumpulkan saksi, sehingga tak mengetahui jelas kronologisnya.
“Dugaan korban tewas akibat cekikan pelaku. selain itu juga ditemukan ada luka gores di bagian pipi sebelah kiri,“ucap Kompol Niko, saat ditemui dilokasi.
Kompol Niko menambahkah, untuk total kerugian belum bisa dipastikan, lantaran anak sang pemilik belum memberikan kabar total seluruh kerugian.
"Masih kita lakukan penyelidikan dan pemeriksaan kepada sejumlah saksi mata," tambahnya.
Warga sekitar bernama Muhaimin mengatakan, dirinya tidak mengetahui secara pasti bagaimana kronologis perampokan tersebut menerpa Tuti (67). Namun, yang pasti akibat perampokan itu pemilik toko tewas karena dibekap.
"Saya tidak tahu persis kejadiannya. Tetapi yang jelas pemiliknya tewas," ucapnya, di Ruko Villa Melati Mas, Tangsel.
Kapolsek Serpong Kompol Niko Adreano Seriawan membenarkan peristiwa itu. Dia mengatakan, diperkirakan peristiwa itu terjadi sekira pukul 12.30 WIB. Namun, Nico pun mengaku sedang mengumpulkan saksi, sehingga tak mengetahui jelas kronologisnya.
“Dugaan korban tewas akibat cekikan pelaku. selain itu juga ditemukan ada luka gores di bagian pipi sebelah kiri,“ucap Kompol Niko, saat ditemui dilokasi.
Kompol Niko menambahkah, untuk total kerugian belum bisa dipastikan, lantaran anak sang pemilik belum memberikan kabar total seluruh kerugian.
"Masih kita lakukan penyelidikan dan pemeriksaan kepada sejumlah saksi mata," tambahnya.
(rsa)