Stok cadangan BBM Natal dipersiapkan
Sabtu, 08 Desember 2012 - 18:34 WIB
Stok cadangan BBM Natal dipersiapkan
A
A
A
Sindonews.com - Pertamina akan menyiapkan stok tambahan BBM guna menghadapi Natal. Sebab, saat liburan tersebut permintaan BBM cenderung mengalami kenaikan dibanding hari biasa.
Saat hari normal, Pertamina Tegal mendatangkan BBM menggunakan Kereta Api (KA) BBM, dari Pertamina Maos Cilacap rata-rata sebanyak 1.500 Kilo Liter (KL) per hari dengan jenis BBM adalah premium dan solar.
"Jumlah tambahan BBM jelang Natal dan Tahun Baru nanti sekitar 500 KL. Totalnya 2.000 KL per hari," kata Sales Representative BBM Retail Pertamina Depo Tegal Endo Satryo, Kota Tegal, Sabtu (08/12/2012).
Jumlah tersebut merupakan patokan tambahan BBM yang dilakukan saat liburan Hari Raya Idul Fitri. Kendati diakuinya jika liburan Natal dan tahun baru kondisi jalan Pantura tidak sepadat liburan Hari Raya Idul Fitri, mengingat banyaknya warga yang melakukan arus mudik.
Saat arus mudik Idul Fitri kenaikan permintaan BBM bisa sampai 3%, sedangkan saat liburan Natal dan tahun baru kenaikan permintaan BBM diperkirakan kurang dari itu.
"Paling kenaikannya tidak sampai 1 %," terang Endo.
Walau demikian pihaknya tetap akan bersiaga untuk mengantisipasi kekosongan BBM mengigat tingginya konsumsi BBM masyarakat nanti.
Saat hari normal, Pertamina Tegal mendatangkan BBM menggunakan Kereta Api (KA) BBM, dari Pertamina Maos Cilacap rata-rata sebanyak 1.500 Kilo Liter (KL) per hari dengan jenis BBM adalah premium dan solar.
"Jumlah tambahan BBM jelang Natal dan Tahun Baru nanti sekitar 500 KL. Totalnya 2.000 KL per hari," kata Sales Representative BBM Retail Pertamina Depo Tegal Endo Satryo, Kota Tegal, Sabtu (08/12/2012).
Jumlah tersebut merupakan patokan tambahan BBM yang dilakukan saat liburan Hari Raya Idul Fitri. Kendati diakuinya jika liburan Natal dan tahun baru kondisi jalan Pantura tidak sepadat liburan Hari Raya Idul Fitri, mengingat banyaknya warga yang melakukan arus mudik.
Saat arus mudik Idul Fitri kenaikan permintaan BBM bisa sampai 3%, sedangkan saat liburan Natal dan tahun baru kenaikan permintaan BBM diperkirakan kurang dari itu.
"Paling kenaikannya tidak sampai 1 %," terang Endo.
Walau demikian pihaknya tetap akan bersiaga untuk mengantisipasi kekosongan BBM mengigat tingginya konsumsi BBM masyarakat nanti.
(stb)