Hujan deras, 38 gangguan listrik hantui Yogyakarta
Jum'at, 07 Desember 2012 - 16:53 WIB
Hujan deras, 38 gangguan listrik hantui Yogyakarta
A
A
A
Sindonews.com - Hujan deras yang mengguyur Yogyakarta, telah menimbulkan gangguan jaringan listrik. PT PLN Area Pelayanan dan Jaringan (APJ) Yogyakarta mencatat sudah ada 38 gangguan jaringan listrik akibat petir, pohon tumbang dan gangguan lainnya.
“Sejak awal November lalu, sudah 38 gangguan jaringan listrik, separuh diantaranya mengakibatkan kerusakan setelah tersambar petir,” jelas Assisten Manajer Pemeliharaan Jaringan PT PLN APJ Yogyakarta Supriyadi, di Yogyakarta, Jumat (7/12/2012).
Menurutnya, pada kondisi normal, gangguan per bulan biasanya hanya sekira 14 kasus saja. Beberapa kasus seperti terbakarnya trafo, jaringan gosong akibat tersambar petir serta isolator pecah menjadi menjadi masalah rutin di musim hujan ini. Padahal rayon Yogyakarta cukup luas dengan mobil layanan terbatas.
“Untuk kawasan Wates Selatan yang masuk jurusan Wates VI, akan terjadi pemadaman tiap empat hari sekali hingga akhir tahun,” jelasnya.
Supriyadi menjelaskan, pemadaman ini dilakukan untuk melakukan pembangunan jaringan baru untuk mengantipasi peningkatan penggunaan daya listrik di area tersebut. Diantaranya pembangunan bandara baru, dan kawasan industri.
“Sejak awal November lalu, sudah 38 gangguan jaringan listrik, separuh diantaranya mengakibatkan kerusakan setelah tersambar petir,” jelas Assisten Manajer Pemeliharaan Jaringan PT PLN APJ Yogyakarta Supriyadi, di Yogyakarta, Jumat (7/12/2012).
Menurutnya, pada kondisi normal, gangguan per bulan biasanya hanya sekira 14 kasus saja. Beberapa kasus seperti terbakarnya trafo, jaringan gosong akibat tersambar petir serta isolator pecah menjadi menjadi masalah rutin di musim hujan ini. Padahal rayon Yogyakarta cukup luas dengan mobil layanan terbatas.
“Untuk kawasan Wates Selatan yang masuk jurusan Wates VI, akan terjadi pemadaman tiap empat hari sekali hingga akhir tahun,” jelasnya.
Supriyadi menjelaskan, pemadaman ini dilakukan untuk melakukan pembangunan jaringan baru untuk mengantipasi peningkatan penggunaan daya listrik di area tersebut. Diantaranya pembangunan bandara baru, dan kawasan industri.
(rsa)