Main bola lampu, balita tewas tersengat listrik
Jum'at, 07 Desember 2012 - 16:11 WIB
Main bola lampu, balita tewas tersengat listrik
A
A
A
Sindonews.com - Seorang balita Adin Sajidah (4), warga Dusun Sudan, Desa Wonosari, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, tewas tersengat listrik saat bermain. Saat kejadian, orang tua balita diketahui tengah keluar rumah untuk berbelanja.
Berdasarkan keterangan di lapangan, peristiwa ini terjadi ketika korban tengah bermain di lorong rumahnya. Bocah yang belum mengerti apa-apa ini memainkan bola lampu yang masih tersambung aliran listrik.
"Dia memainkan dengan cara memutar-mutarkanya bola lampu yang terpasang di lorong rumah. Setelah bola lampu terlepas, dia memegang sambungan yang masih teraliri listrik," ujar Kasubbag Humas Polres Pasuruan AKP Suprihatin, Jumat (7/12/2012).
Menurutnya, akibat menyentuh aliran listrik, tubuh korban langsung tersengat. Sesaat kemudian, kakaknya korban, Hotim, yang melihat adiknya kejang-kejang, berusaha memberi pertolongan dengan cara mencabut kabel lampu tersebut.
Meski terbebas dari sengatan listrik, tubuh korban mengalami luka serius. Sejumlah tetangga langsung melarikan korban ke Puskesmas Wonorejo. Namun nahas, nyawa korban tidak bisa terselamatkan.
"Saat kejadian kedua orang tua korban sedang keluar rumah untuk berbelanja," tambah Suprihatin.
Berdasarkan keterangan di lapangan, peristiwa ini terjadi ketika korban tengah bermain di lorong rumahnya. Bocah yang belum mengerti apa-apa ini memainkan bola lampu yang masih tersambung aliran listrik.
"Dia memainkan dengan cara memutar-mutarkanya bola lampu yang terpasang di lorong rumah. Setelah bola lampu terlepas, dia memegang sambungan yang masih teraliri listrik," ujar Kasubbag Humas Polres Pasuruan AKP Suprihatin, Jumat (7/12/2012).
Menurutnya, akibat menyentuh aliran listrik, tubuh korban langsung tersengat. Sesaat kemudian, kakaknya korban, Hotim, yang melihat adiknya kejang-kejang, berusaha memberi pertolongan dengan cara mencabut kabel lampu tersebut.
Meski terbebas dari sengatan listrik, tubuh korban mengalami luka serius. Sejumlah tetangga langsung melarikan korban ke Puskesmas Wonorejo. Namun nahas, nyawa korban tidak bisa terselamatkan.
"Saat kejadian kedua orang tua korban sedang keluar rumah untuk berbelanja," tambah Suprihatin.
(rsa)