Polisi identifikasi jenazah Dwi
Jum'at, 07 Desember 2012 - 15:39 WIB
Polisi identifikasi jenazah Dwi
A
A
A
Sindonews.com – Jajaran Mapolsek Pamulang langsung melakukan penyelidikan, terhadap tewasnya Dwi Saputra (13) siswa Kls VII. 1, SMP Tirta Buaran Serua, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel). Setelahnya mendapatkan laporan temuan mayat.
Hingga saat ini, petugas masih melakukan identifikasi di lokasi kejadian, dan meminta keterangan sejumlah saksi. Termasuk keluarga korban.
Hal itu diungkapkan Kapolsek Pamulang, Kompol Mochamad Nasir.
“Penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan melakukan pemeriksaan di lokasi temuan mayat,” kata Kapolsek Pamulang, Kompol Mochamad Nasir di ruang kerjanya, Jumat (7/12/2012).
Perwira melati satu ini mengaku, temuan mayat ini berdasarkan laporan warga yang mencium bau tak sedang. Setelahnya dihampiri ternyata bau tersebut berasal dari jenazah Dwi yang telah hilang selama tiga hari.
“Mayat ini diperkirakan sudah tiga hari, dengan kondisi sudah mulai membusuk," katanya.
Mochamad Nasir menambahkan, untuk keterangan lebih lanjut kita masih menunggu Tim Identifikasi dari Polres Jakarta Selatan.
“Saat ditemukan kondisi mayat tersebut masih mengenakan kaos berwarna putih, celana panjang putih serta tas punggung yang masih tersangkut di badan korban,” katanya.
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, pada jasad korban ditemukan sebuah buku bertuliskan Dwi Saputra pelajar kelas 7.1 SMP Tri Tirta Buaran, Tangerang Selatan. Diperkirakan korban berusia sekitar 14-15 tahun.
"Kita cek buku dalam tasnya bernama Dwi Saputra, kelas 7.1 SMP Tri Tirta Buaran Tangsel," jelas Nasir.
Hingga saat ini, petugas masih melakukan identifikasi di lokasi kejadian, dan meminta keterangan sejumlah saksi. Termasuk keluarga korban.
Hal itu diungkapkan Kapolsek Pamulang, Kompol Mochamad Nasir.
“Penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan melakukan pemeriksaan di lokasi temuan mayat,” kata Kapolsek Pamulang, Kompol Mochamad Nasir di ruang kerjanya, Jumat (7/12/2012).
Perwira melati satu ini mengaku, temuan mayat ini berdasarkan laporan warga yang mencium bau tak sedang. Setelahnya dihampiri ternyata bau tersebut berasal dari jenazah Dwi yang telah hilang selama tiga hari.
“Mayat ini diperkirakan sudah tiga hari, dengan kondisi sudah mulai membusuk," katanya.
Mochamad Nasir menambahkan, untuk keterangan lebih lanjut kita masih menunggu Tim Identifikasi dari Polres Jakarta Selatan.
“Saat ditemukan kondisi mayat tersebut masih mengenakan kaos berwarna putih, celana panjang putih serta tas punggung yang masih tersangkut di badan korban,” katanya.
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, pada jasad korban ditemukan sebuah buku bertuliskan Dwi Saputra pelajar kelas 7.1 SMP Tri Tirta Buaran, Tangerang Selatan. Diperkirakan korban berusia sekitar 14-15 tahun.
"Kita cek buku dalam tasnya bernama Dwi Saputra, kelas 7.1 SMP Tri Tirta Buaran Tangsel," jelas Nasir.
(stb)