Penyebrang jalan tewas ditabrak lari
Kamis, 06 Desember 2012 - 16:00 WIB
Penyebrang jalan tewas ditabrak lari
A
A
A
Sindonews.com - Seorang penyebrang jalan tewas saat menyebrang di Jalan Margonda kemarin malam. Korban yang diketahui bernama Endang Yuliastuti (42) warga Cipinang Muara, Jakarta Timur tewas di lokasi kejadian dengan luka parah di kepala.
“Dia keserempet mobil terus jatuh ke jalan dan kelindas motor, akibatnya korban terluka pada bagian kepala dan meninggal di lokasi kejadian,” kata Dudung, saksi mata, Kamis (6/12/2012).
Malam itu, kendaraan dari arah Jakarta menuju Depok tidak ramai, sehingga mobil dan motor yang menabrak langsung melarikan diri.
Sedangkan tubuh Endang dibiarkan tergeletak. Melihat hal itu, warga yang prihatin memindahkan jenazah Endang ke pinggir jalan.
“Nggak tahu nomor mobil dan motornya karena langsung kabur,” tandasnya.
Hal senada disampaikan Mamang pedagang kaki lima, peristiwa tabrak lari tersebut sangat cepat, sehingga saksi mata tidak bisa melihat nomor plat kendaraan pelaku.
“Saya sedang melayani pembeli, jadi saya tidak melihat mobil yang menabrak,” akunya.
Sementara itu, korban mengenakan celana hitam dan berbaju biru tua serta membawa tas hitam. Diperkirakan tingginya 160 sentimeter. Polisi yang datang ke lokasi kejadian, segera membawa jenazah Endang ke Rumah Sakit Fatmawati.
Berdasarkan pengamatan Sindonews.com, jalan Margonda memang rawan terjadi kecelakaan. Pasalnya, jalan selebar 32 meter itu minim jembatan penyebrangan orang (JPO).
Hanya ada dua JPO di jalan sepanjang 5,2 KM itu, di depan antara Detos- Margo City dan terminal Depok. Pemerintah Kota Depok sudah lama merencanakan pembanguna JPO. Namun hingga kini belum juga.
“Dia keserempet mobil terus jatuh ke jalan dan kelindas motor, akibatnya korban terluka pada bagian kepala dan meninggal di lokasi kejadian,” kata Dudung, saksi mata, Kamis (6/12/2012).
Malam itu, kendaraan dari arah Jakarta menuju Depok tidak ramai, sehingga mobil dan motor yang menabrak langsung melarikan diri.
Sedangkan tubuh Endang dibiarkan tergeletak. Melihat hal itu, warga yang prihatin memindahkan jenazah Endang ke pinggir jalan.
“Nggak tahu nomor mobil dan motornya karena langsung kabur,” tandasnya.
Hal senada disampaikan Mamang pedagang kaki lima, peristiwa tabrak lari tersebut sangat cepat, sehingga saksi mata tidak bisa melihat nomor plat kendaraan pelaku.
“Saya sedang melayani pembeli, jadi saya tidak melihat mobil yang menabrak,” akunya.
Sementara itu, korban mengenakan celana hitam dan berbaju biru tua serta membawa tas hitam. Diperkirakan tingginya 160 sentimeter. Polisi yang datang ke lokasi kejadian, segera membawa jenazah Endang ke Rumah Sakit Fatmawati.
Berdasarkan pengamatan Sindonews.com, jalan Margonda memang rawan terjadi kecelakaan. Pasalnya, jalan selebar 32 meter itu minim jembatan penyebrangan orang (JPO).
Hanya ada dua JPO di jalan sepanjang 5,2 KM itu, di depan antara Detos- Margo City dan terminal Depok. Pemerintah Kota Depok sudah lama merencanakan pembanguna JPO. Namun hingga kini belum juga.
(stb)