Siaga bencana, Jatim siapkan 1.400 personel
Kamis, 06 Desember 2012 - 12:01 WIB
Siaga bencana, Jatim siapkan 1.400 personel
A
A
A
Sindonews.com - Untuk mengantisipasi bencana alam, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan 1.400 personel gabungan yang akan siaga setiap saat.
Untuk menguji kesiapan para petugas siaga bencana ini, ribuan personel gabungan Satuan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (SRC-PB) wilayah timur, menggelar simulasi penanganan bencana Gunung Meletus dan gempa bumi di lapangan Kodam V Brawijaya, Rampal, Kota Malang, Jawa Timur.
Deputi II Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dody Ruswandi mengatakan, tujuan latihan ini adalah untuk melatih kesiapsiagaan personel dalam penanganan tanggap darurat bencana.
"Sasaran utama kegiatan ini adalah para personil dan peralataa satuan pendukung," katanya usai latihan di lapangan Kodam V Brawijaya, Kota Malang, Kamis (6/12/2012).
Menurutnya, peserta gelar latihan ini meliputi personil TNI dan Polri, didukung Kemensos, Kemenkes, Kemen ESDM, Kemen Kominfo, BMKG, Kemen PU, Basarnas, serta unsur swasta dan Ormas lainnya.
Dalam latihan kali ini, kata Dody, simulasi yang dilakukan adalah penanganan korban bencana gunung meletus dan gempa bumi. Semua personil diharapkan selalu siaga dalam menghadapi bencana yang sewaktu-waktu terjadi.
Dody menambahkan, seluruh personil SRC-PB wilayah timur ini juga disiagakan untuk membantu bencana angin topan di Filipina jika diminta.
"Jika diminta membantu bencana di Filipina, SRC-PB wilayah timur yang akan diberangkatkan," katanya.
Untuk menguji kesiapan para petugas siaga bencana ini, ribuan personel gabungan Satuan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (SRC-PB) wilayah timur, menggelar simulasi penanganan bencana Gunung Meletus dan gempa bumi di lapangan Kodam V Brawijaya, Rampal, Kota Malang, Jawa Timur.
Deputi II Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dody Ruswandi mengatakan, tujuan latihan ini adalah untuk melatih kesiapsiagaan personel dalam penanganan tanggap darurat bencana.
"Sasaran utama kegiatan ini adalah para personil dan peralataa satuan pendukung," katanya usai latihan di lapangan Kodam V Brawijaya, Kota Malang, Kamis (6/12/2012).
Menurutnya, peserta gelar latihan ini meliputi personil TNI dan Polri, didukung Kemensos, Kemenkes, Kemen ESDM, Kemen Kominfo, BMKG, Kemen PU, Basarnas, serta unsur swasta dan Ormas lainnya.
Dalam latihan kali ini, kata Dody, simulasi yang dilakukan adalah penanganan korban bencana gunung meletus dan gempa bumi. Semua personil diharapkan selalu siaga dalam menghadapi bencana yang sewaktu-waktu terjadi.
Dody menambahkan, seluruh personil SRC-PB wilayah timur ini juga disiagakan untuk membantu bencana angin topan di Filipina jika diminta.
"Jika diminta membantu bencana di Filipina, SRC-PB wilayah timur yang akan diberangkatkan," katanya.
(ysw)