Sehari dilantik, janji Idza langsung ditagih
Rabu, 05 Desember 2012 - 10:25 WIB
Sehari dilantik, janji Idza langsung ditagih
A
A
A
Sindonews.com - Setelah dilantik menjadi Bupati Brebes, Idza Priyanti langsung ditagih janjinya untuk oleh pendukung pemekaran wilayah Brebes bagian selatan.
Pasalnya, saat pasangan bupati Idza-Narjo menggelar kampanye pemilukada bupati di Brebes bagian selatan menjanjikan akan membantu memudahkan proses pemekaran.
"Karena itulah usai dilantik, kami menagih janji bupati, " kata aktivis pro pemekaran Brebes bagian selatan, Zaenal di Brebes, Rabu (05/12/2012).
Karena itulah, pihaknya kembali menghembuskan wacana yang pernah redup itu. Diketahui, keinginan pemekaran sebenarnya sudah ada sejak tahun 1963 lalu.
Hal itu didukung oleh para tokoh masyakat yang ditandai dengan deklarasi pembentukann Kabupaten Bumiayu.
Deklarasi dilakukan oleh tokoh masyarakat dan warga yang jumlahnya ribuan di Masjid Agung Bumiayu, pada Minggu 25 November 2012 lalu.
Sementara itu, mantan Bupati Brebes Agung Widyantoro menambahkan, warga Brebes selatan hendaknya bisa berpikir secara rasional dan jangan hanya sebatas emosional terkait rencana keinginan pemekaran.
"Jangan gunakan metode politik, tapi pakai logika jika ingin pemekaran," ujar Agung.
Sebab, pemekaran juga harus dipertimbangkan persoalan seperti sarana dan pendukung pemekaran wilayah. "Kalau hanya emosi. Janganlah," pungkasnya.
Pasalnya, saat pasangan bupati Idza-Narjo menggelar kampanye pemilukada bupati di Brebes bagian selatan menjanjikan akan membantu memudahkan proses pemekaran.
"Karena itulah usai dilantik, kami menagih janji bupati, " kata aktivis pro pemekaran Brebes bagian selatan, Zaenal di Brebes, Rabu (05/12/2012).
Karena itulah, pihaknya kembali menghembuskan wacana yang pernah redup itu. Diketahui, keinginan pemekaran sebenarnya sudah ada sejak tahun 1963 lalu.
Hal itu didukung oleh para tokoh masyakat yang ditandai dengan deklarasi pembentukann Kabupaten Bumiayu.
Deklarasi dilakukan oleh tokoh masyarakat dan warga yang jumlahnya ribuan di Masjid Agung Bumiayu, pada Minggu 25 November 2012 lalu.
Sementara itu, mantan Bupati Brebes Agung Widyantoro menambahkan, warga Brebes selatan hendaknya bisa berpikir secara rasional dan jangan hanya sebatas emosional terkait rencana keinginan pemekaran.
"Jangan gunakan metode politik, tapi pakai logika jika ingin pemekaran," ujar Agung.
Sebab, pemekaran juga harus dipertimbangkan persoalan seperti sarana dan pendukung pemekaran wilayah. "Kalau hanya emosi. Janganlah," pungkasnya.
(ysw)