Kasus kekerasan terhadap perempuan meningkat

Rabu, 05 Desember 2012 - 07:37 WIB
Kasus kekerasan terhadap...
Kasus kekerasan terhadap perempuan meningkat
A A A
Sindonews.com - Kasus kekerasan terhadap perempuan di Kabupaten Sragen hingga akhir tahun 2012 ini sudah mencapai 52 kasus. Kasus yang paling menonjol adalah kasus pencabulan dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Koordinator Aliansi Peduli Perempuan Sukowati (APPS) Sugiyarsi mengatakan, 52 kasus yang terjadi tersebut di antaranya KDRT, pencabulan, pelecehan seksual, dan traficking.

"Untuk tahun 2012 ini terdapat 52 kasus yang kami tangani, paling banyak kasus KDRT sebanyak 32 kasus dan pencabulan," papar Sugiyarsi, di kantornya, Rabu (5/12/2012).

Menurut dia, kendati mengalami penurunan di banding tahun lalu yang mencapai 60 kasus, tren kasus kekerasan terhadap perempuan justru cenderung meningkat dari tahun ke tahun.

“Tahun ini saja sampai Desember ini menurun, tapi kalau kami lihat trennnya dari tahun ke tahun selalu meningkat,” ujarnya.

Dia mengutarakan, cenderung meningkatnya angka kekerasan terhadap perempuan tersebut lantaran hukuman yang diterima para pelaku masih belum sesuai harapan. Hukuman tersebut tidak sampai membuat efek jera bagi pelaku.

"Pada kasus-kasus yang telah diputuskan hukuman bagi tersangkanya, lama hukuman tahanan berkisar antara enam bulan hingga 12 tahun. Seharusnya hukuman yang diberikan ini bisa jadi efek jera bagi pelaku kekerasan," kata dia.

Untuk menekan angka kekerasan ini, Sugiyarsi mengaku terus menggencarkan sosialisasi sejumlah peraturan, seperti Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga, UU nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, dan UU nomor 21 Tahun 2007 Tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang.

“Kami APPS juga menjalin kerja sama dengan Kepolisian Resor (Polres) Sragen untuk memberikan pelayanan dan perlindunga maksimal bagi korban - korban kekerasan berbasis gender,” pungkasnya.
(rsa)
Berita Terkait
KPPB Ajak Masyarakat...
KPPB Ajak Masyarakat Tolak Aksi Kekerasan Terhadap Perempuan
Survei Kemen PPPA: Jumlah...
Survei Kemen PPPA: Jumlah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Menurun
Ketua RPA Perindo: Jangan...
Ketua RPA Perindo: Jangan Sungkan Lapor, Pendampingan Kami Gratis!
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Serius Tangani Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
Kampanye 16 Hari Anti...
Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak
Pemkot Depok Minta Warga...
Pemkot Depok Minta Warga Tak Takut Laporkan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak via Hotline
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
1 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
1 jam yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
1 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
2 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
2 jam yang lalu
Infografis
4 Perempuan yang Mengguncang...
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved