Cegah AIDS, seniman tato punya SOP kesehatan

Selasa, 04 Desember 2012 - 12:05 WIB
Cegah AIDS, seniman...
Cegah AIDS, seniman tato punya SOP kesehatan
A A A
Sindonews.com - Untuk mencegah tertular virus HIV/AIDS, para seniman rajah tubuh atau tato menerapkan standart of prosedure (SOP).

Liem Jimmy, salah satu seniman rajah tubuh di Surabaya mengatakan, seni rajah tubuh memang menjadi bagian gaya hidup masyarakat saat ini. Karena sudah menjadi gaya hidup sehingga harus diperhatikan SOP-nya.

Jarum untuk rajah tubuh ini juga menjadi penyebab penularan HIV/AIDS.

"Kami di komunitas Tato harus menggunakan SOP," kata Liem Jimmy, salah satu seniman rajah tubuh di Surabaya, Selasa (4/12/2012).

Ia menjelaskan beberapa SOP yang harus dilakukan. Seorang seniman Tato harus menggunakan masker dan sarung tangan.

Ada beberapa alat yang digunakan hanya untuk sekali pakai saja, seperti Disposible tip, jarum (Didle), catride tinta. Kulit yang menjadi sasaran rajah tubuh juga harus didasari dengan plastik. Tujuannya agar darah yang keluar tidak mengenai senimannya.

"Sebelum memulai pekerjaan harus ada prepare terlebih dahulu. Termasuk dengan head machine," jelasnya.

Sebelum marajah tubuh konsumennya, biasanya seniman tato akan meminta riwayat penyakit dengan cara konsumen mengisi Healtly Statement atau pernyataan kesehatan. Dalam form tersebut berisi terhadap riwayat penyakit yang pernah diderita oleh user.

"Kita sediakan form itu. Intinya untuk mengetahui kondisi user. Dengan mengacu SOP ini, baik seniman mau user akan merasa aman," tandasnya.

Pria akrab disapa Uncle Jimmy ini juga mengatakan, terus mengingatkan kepada sejumlah seniman rajah tubuh atau tato ini untuk tetap menggunakan SOP tersebut.

"Sebenarnya bukan seni tatonya yang salah tapi cara penerapan. Seniman tato harus mengutamakan keseterilan jarum suntik," pungkas pria yang tergabung dalam Surabaya Tatto Artist Community (STAC).
(ysw)
Berita Terkait
Wijianto Jalan Kaki...
Wijianto Jalan Kaki di 30 Provinsi untuk Hapus Stigma Orang dengan HIV
Diidap Ratusan Mahasiswa...
Diidap Ratusan Mahasiswa di Bandung, Apa Itu HIV AIDS?
Kaum Wanita dan Anak...
Kaum Wanita dan Anak Jadi Populasi Kunci dalam Upaya Akhiri AIDS
Badai COVID-19 Belum...
Badai COVID-19 Belum Berlalu, Kini Muncul Strain HIV Supermutan
Pengidap HIV-AIDS di...
Pengidap HIV-AIDS di Sulsel Mencapai 26 Ribu Orang
Luc Montagnier, Ilmuwan...
Luc Montagnier, Ilmuwan Penemu Virus HIV/AIDS Meninggal Dunia
Berita Terkini
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
43 menit yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
47 menit yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
3 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
4 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
4 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
6 jam yang lalu
Infografis
7 Negara Tertua di Dunia,...
7 Negara Tertua di Dunia, Lahir sebelum Dunia Punya Peta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved