Epilepsi kambuh, Slamet jadi apes
Selasa, 04 Desember 2012 - 09:52 WIB
Epilepsi kambuh, Slamet jadi apes
A
A
A
Sindonews.com - Slamet (45) warga RT 03 RW 10, Kelurahan/Kecamatan Petarukan, Pemalang, ditemukan tewas tercebur sumur di rumahnya. Diduga korban tewas lantaran penyakit epilepsinya kambuh saat akan mandi.
Giono, salah satu saksi yang juga warga setempat mengatakan, setiap pagi korban terlihat hendak mandi di sumur. Namun, dirinya tidak mendapati korban berada di dekat sumur. Termasuk peralatan ember dan talinya juga tak terlihat.
Karena curiga, Giono mendatangi sumur dan melongokkan kepala ke sumur.
"Saat saya melongok dengan memakai lampu senter, saya melihat kepala korban sudah di dalam sumur," katanya di lokasi, Senin (03/12/2012).
Ia menduga, penyakit epilepsi atau ayan korban kambuh saat hendak mandi. Karena kambuh, korban tak bisa mengendalikan dirinya sehingga tercebur ke dalam sumur dengan kedalaman lebih dari lima meter.
Kejadian itu membuat warga setempat geger. Proses evakuasi sendiri sempat terhambat karena warga takut sumur mengandung gas beracun.
Setelah beberapa lama dipastikan aman, barulah korban diangkat dengan menggunakan tali dari dalam sumur.
Kapolsek Petarukan AKP Pranata membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menduga korban tewas karena penyakitnya kambuh.
"Saat itu juga korban tidak berdaya ketika terperosok ke dalam sumur," kata Pranata.
Giono, salah satu saksi yang juga warga setempat mengatakan, setiap pagi korban terlihat hendak mandi di sumur. Namun, dirinya tidak mendapati korban berada di dekat sumur. Termasuk peralatan ember dan talinya juga tak terlihat.
Karena curiga, Giono mendatangi sumur dan melongokkan kepala ke sumur.
"Saat saya melongok dengan memakai lampu senter, saya melihat kepala korban sudah di dalam sumur," katanya di lokasi, Senin (03/12/2012).
Ia menduga, penyakit epilepsi atau ayan korban kambuh saat hendak mandi. Karena kambuh, korban tak bisa mengendalikan dirinya sehingga tercebur ke dalam sumur dengan kedalaman lebih dari lima meter.
Kejadian itu membuat warga setempat geger. Proses evakuasi sendiri sempat terhambat karena warga takut sumur mengandung gas beracun.
Setelah beberapa lama dipastikan aman, barulah korban diangkat dengan menggunakan tali dari dalam sumur.
Kapolsek Petarukan AKP Pranata membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menduga korban tewas karena penyakitnya kambuh.
"Saat itu juga korban tidak berdaya ketika terperosok ke dalam sumur," kata Pranata.
(ysw)