Tukang ojek 'perang' SMS dengan Cabup Tangerang

Senin, 03 Desember 2012 - 18:44 WIB
Tukang ojek perang SMS...
Tukang ojek 'perang' SMS dengan Cabup Tangerang
A A A
Sindonews.com - Seorang tukang ojek UA, warga Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang ditangkap aparat Polresta Tangerang, karena mengirimkan pesan singkat (short message service/SMS) kepada calon Bupati (Cabup) Tangerang Ahmad Subadri, yang berisi ancaman akan menculik istrinya.

Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Shinto Silitonga mengatakan, ancaman itu dilakukan UA karena merasa kesal dengan poster dan pamflet pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Ahmad Subadri-Aufar Sadat yang ditempel di rumahnya tanpa izin.

“Tersangka mengaku mendapat tekanan karena anaknya minta dibelikan motor, ditambah adanya penempelan stiker pasangan calon Bupati nomor urut satu di rumahnya tanpa ada izin. Lalu dia SMS nomor Subadri yang tertera pada stiker tersebut,” kata Shinto di Mapolresta Tangerang, Senin (3/12/2012).

Menurut Shinto, awalnya tersangka UA mengirim SMS ke anggota DPD RI itu untuk menanyakan penempelan poster tersebut tanpa izin. Kemudian SMS itu berlanjut saling menghina, hingga berujung kepada ancaman penculikan.

“SMS tersebut dikirim mulai tanggal 24 November 2012. SMS tersebut dikirim berulang-ulang, sehingga total ada ada 12 SMS yang dikirim,” terang Shinto.

Ternyata SMS ancaman tersebut membuat Subadri takut, hingga akhirnya melaporkannya ke Mapolresta Tangerang pada 28 November 2012.

Hingga akhirnya petugas menangkap tersangka saat berada di rumahnya di kawasan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang.

Ditanya apakah tersangka suruhan dari salah satu pasangan calon Bupati Tangerang lain, Shinto menolak dilarikan ke persoalan politik.

“Tidak ada kaitan dengan pasangan calon lain. Hal ini sangat dipengaruhi kondisi psikis tersangka,” ujarnya.

Karena perbuatannya, tersangka diancam Pasal 29 UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi elektronik (ITE) dilapis Pasal 336 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan dengan hukuman 12 tahun penjara. (rsa)
(hyk)
Berita Terkait
Sosok Hendro Mardika,...
Sosok Hendro Mardika, Ingin Membangun Keamanan Transaksi Online
Kelompok Kriminal asal...
Kelompok Kriminal asal China APT41 Retas Data Media Taiwan dan Italia
Ketika Anak SMK di Didik...
Ketika Anak SMK di Didik Jadi Ahli Cyber Security
Selalu Waspada, Ancamanan...
Selalu Waspada, Ancamanan Keamanan Siber Meningkat Selama Pandemi Covid-19
Kemenkes Waspada, Industri...
Kemenkes Waspada, Industri Kesehatan Jadi Sasaran Empuk Sindikat Kejahatan Cyber
Rusia Diduga Danai Perusahaan...
Rusia Diduga Danai Perusahaan IT Lakukan Serangan Cyber kepada Inggris
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
12 menit yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
24 menit yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
40 menit yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
1 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
1 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
1 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved