Depok segera miliki 4.000 titik hotspot
Jum'at, 30 November 2012 - 14:58 WIB
Depok segera miliki 4.000 titik hotspot
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Kota Depok mengklaim akan membuat Depok menjadi kota internet atau Cyber City. Hal itu masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Depok.
Karena itu Pemerintah Kota Depok bertekad akan membangun 4.000 titik hotspot di tiap kecamatan. Rencana tersebut akan dilakukan hingga 2016.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok Hery Pansila mengatakan sejauh ini baru ada 11 titik hotspot yang ada di Depok. Nantinya, kata dia, hotspot tersebut juga akan dipasang di area publik seperti stasiun, mal, rumah sakit, dan terminal.
"Kami bertekad sampai 2016, akan ada empat ribu hotspot, di 11 titik," ujarnya kepada wartawan, di Balai Kota, Depok, Jumat (30/11/12).
Hery menambahkan, rencana tersebut dilakukan lantaran pengguna internet di Depok cukup tinggi dibanding pengguna internet di kota-kota Jabodetabek.
Sedikitnya dari 1,2 juta penduduk Depok usia dewasa, sepuluh persen atau 120 ribu diantaranya merupakan pengguna internet usia dewasa.
"Sementara ada 50 ribu warga Depok yang pakai ponsel smartphone untuk menggunakan internet," tandasnya.
Selain itu, kata dia, banyak pula penggiat internet yang berdomisili di Depok. Tak hanya itu, Pemkot Depok sudah melakukan e-government.
Diantaranya yakni Penerimaan Siswa Baru (PSB) online, lelang proyek, serta Sistem Adiministrasi Kependudukan (SIAK) online.
Karena itu Pemerintah Kota Depok bertekad akan membangun 4.000 titik hotspot di tiap kecamatan. Rencana tersebut akan dilakukan hingga 2016.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok Hery Pansila mengatakan sejauh ini baru ada 11 titik hotspot yang ada di Depok. Nantinya, kata dia, hotspot tersebut juga akan dipasang di area publik seperti stasiun, mal, rumah sakit, dan terminal.
"Kami bertekad sampai 2016, akan ada empat ribu hotspot, di 11 titik," ujarnya kepada wartawan, di Balai Kota, Depok, Jumat (30/11/12).
Hery menambahkan, rencana tersebut dilakukan lantaran pengguna internet di Depok cukup tinggi dibanding pengguna internet di kota-kota Jabodetabek.
Sedikitnya dari 1,2 juta penduduk Depok usia dewasa, sepuluh persen atau 120 ribu diantaranya merupakan pengguna internet usia dewasa.
"Sementara ada 50 ribu warga Depok yang pakai ponsel smartphone untuk menggunakan internet," tandasnya.
Selain itu, kata dia, banyak pula penggiat internet yang berdomisili di Depok. Tak hanya itu, Pemkot Depok sudah melakukan e-government.
Diantaranya yakni Penerimaan Siswa Baru (PSB) online, lelang proyek, serta Sistem Adiministrasi Kependudukan (SIAK) online.
(rsa)