Listrik di Sumba Timur kerap padam
Jum'at, 30 November 2012 - 12:07 WIB
Listrik di Sumba Timur kerap padam
A
A
A
Sindonews.com - Masa transisi dari musim kemarau menuju musim penghujan seminggu terakhir berdampak pelayanan listrik PT PLN (Persero) area Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT). Warga mengeluhkan listrik kerap padam.
“Sekarang kan masa transisi, kadang hujan deras dan disertai angin kencang. Kadang hanya angin kencang disertai hujan gerimis dan petir. Akibatnya banyak jaringan kami yang tertimpa dana dan ranting pohon yang tumbang bahkan tersambar petir,” ungkap Manager PLN area Sumba, TB Kale ketika melakukan kunjungan langsung untuk mendengar keluhan warga peternak ayam di Wara, Kelurahan Kemala Putih, Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, NTT, Jumat (30/11/2012).
Didampingi Andreas Ndj Mehang, Manager PLN ranting Waingapu, Andreas Ndj Mehang, TB Kale juga menjelaskan kesiapan jajarannya mereka untuk menerima saran dan keluhan warga demi peningkatan kualitas pelayanan.
“Kami siap menerima keluhan juga saran, pola seperti ini yakni memberikan penjelasan simpatik dan door to door atau langsung kepada warga ini akan terus kami lakukan,” imbuh Andreas.
Lebih jauh menanggapi keluhan warga terkait pemadaman mendadak yang sering terjadi beberpa hari lalu, Andreas memaparkan, petugas teknik PLN setempat sempat bekerja ekstra keras terkait jaringan penyulang tersambar petir dan tertimpa pohon.
”Lebih dari sepuluh penyulang yang tertimpa pohon akibat hujan dan angin kencang, selain itu sejumlah gardu juga terkena sambaran petir. Petugas kami berusaha memperbaikinya dibawah rasa cemas akan petir yang bisa saja menyambar petugas kami,” jelas Andreas.
Terkait adanya keluhan warga, khususnya para peternak ayam pedaging yang cemas anak ayam pedaging mereka mati akibat padamnya listrik, pihak PLN setempat menyarankan warga untuk menyediakan genset atau accu sebagai alternatif.
“Kami berusaha agar lsitrik tidak sampai padam namun kalau sudah menyangkut kekuatan alam, kami mau bagaimana lagi? Saran kami para peternak menyediakan genset atau accu untuk antisipasi. Bisa juga berlangganan listrik sehen bertenaga surya, hingga pada saat lampu padam dan sambil menunggu petugas kami menbenahi jaringan bisa sementara dipakai, kami berusaha membenahi jaringan secepatnya jika sampai padam,” pungkasnya.
“Sekarang kan masa transisi, kadang hujan deras dan disertai angin kencang. Kadang hanya angin kencang disertai hujan gerimis dan petir. Akibatnya banyak jaringan kami yang tertimpa dana dan ranting pohon yang tumbang bahkan tersambar petir,” ungkap Manager PLN area Sumba, TB Kale ketika melakukan kunjungan langsung untuk mendengar keluhan warga peternak ayam di Wara, Kelurahan Kemala Putih, Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, NTT, Jumat (30/11/2012).
Didampingi Andreas Ndj Mehang, Manager PLN ranting Waingapu, Andreas Ndj Mehang, TB Kale juga menjelaskan kesiapan jajarannya mereka untuk menerima saran dan keluhan warga demi peningkatan kualitas pelayanan.
“Kami siap menerima keluhan juga saran, pola seperti ini yakni memberikan penjelasan simpatik dan door to door atau langsung kepada warga ini akan terus kami lakukan,” imbuh Andreas.
Lebih jauh menanggapi keluhan warga terkait pemadaman mendadak yang sering terjadi beberpa hari lalu, Andreas memaparkan, petugas teknik PLN setempat sempat bekerja ekstra keras terkait jaringan penyulang tersambar petir dan tertimpa pohon.
”Lebih dari sepuluh penyulang yang tertimpa pohon akibat hujan dan angin kencang, selain itu sejumlah gardu juga terkena sambaran petir. Petugas kami berusaha memperbaikinya dibawah rasa cemas akan petir yang bisa saja menyambar petugas kami,” jelas Andreas.
Terkait adanya keluhan warga, khususnya para peternak ayam pedaging yang cemas anak ayam pedaging mereka mati akibat padamnya listrik, pihak PLN setempat menyarankan warga untuk menyediakan genset atau accu sebagai alternatif.
“Kami berusaha agar lsitrik tidak sampai padam namun kalau sudah menyangkut kekuatan alam, kami mau bagaimana lagi? Saran kami para peternak menyediakan genset atau accu untuk antisipasi. Bisa juga berlangganan listrik sehen bertenaga surya, hingga pada saat lampu padam dan sambil menunggu petugas kami menbenahi jaringan bisa sementara dipakai, kami berusaha membenahi jaringan secepatnya jika sampai padam,” pungkasnya.
(azh)