Hari ini, KRL Bogor-Jakarta kembali beroperasi
Kamis, 29 November 2012 - 08:22 WIB
Hari ini, KRL Bogor-Jakarta kembali beroperasi
A
A
A
Sindonews.com - Setelah ditutup selama beberapa hari, akibat longsor di kawasan Cilebut, Jawa Barat, Kereta Rel Listrik (KRL) Bogor tujuan Jakarta, maupun sebaliknya sudah kembali beroperasi.
Manajer Komunikasi Perusahaan PT. KAI Commuter Jabodetabek (PT. KCJ) Eva Chairunisa mengatakan, KRL yang berangkat dari Bogor pukul 04.45 WIB sudah melintasi lokasi yang sebelumnya ditutup.
"Pukul 04.45 WIB, KRL pertama melintasi rel yang lonsor. Berjalan baik dan lancar," ujar Eva kepada Sindonews, melalui pesan singkat, Kamis (29/11/2012).
Meski sudah dapat beroperasi, namun PT. KAI masih membatasi jumlah perjalanan KRL yang akan melintas di lokasi tersebut, yakni hanya 12 perjalanan, dengan rincian bahwa KRL menuju Jakarta berangkat pukul 04.45 WIB hingga pukul 08.05 WIB.
Setelah itu jalur kembali ditutup untuk memaksimalkan pekerjaan. Sementara dari Jakarta yang akan menuju Bogor, baru akan dibuka pada pukul 19.20 WIB hingga pukul 22.30 WIB dengan total perjalanan 12 perjalanan.
Guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, setiap KRL yang melintas di lokasi hanya berkecepatan 5km/jam.
Manajer Komunikasi Perusahaan PT. KAI Commuter Jabodetabek (PT. KCJ) Eva Chairunisa mengatakan, KRL yang berangkat dari Bogor pukul 04.45 WIB sudah melintasi lokasi yang sebelumnya ditutup.
"Pukul 04.45 WIB, KRL pertama melintasi rel yang lonsor. Berjalan baik dan lancar," ujar Eva kepada Sindonews, melalui pesan singkat, Kamis (29/11/2012).
Meski sudah dapat beroperasi, namun PT. KAI masih membatasi jumlah perjalanan KRL yang akan melintas di lokasi tersebut, yakni hanya 12 perjalanan, dengan rincian bahwa KRL menuju Jakarta berangkat pukul 04.45 WIB hingga pukul 08.05 WIB.
Setelah itu jalur kembali ditutup untuk memaksimalkan pekerjaan. Sementara dari Jakarta yang akan menuju Bogor, baru akan dibuka pada pukul 19.20 WIB hingga pukul 22.30 WIB dengan total perjalanan 12 perjalanan.
Guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, setiap KRL yang melintas di lokasi hanya berkecepatan 5km/jam.
(san)