Pecah kaca Xenia, laptop, HP, & dompet raib
Senin, 26 November 2012 - 22:40 WIB
Pecah kaca Xenia, laptop, HP, & dompet raib
A
A
A
Sindonews.com - Satu unit mobil Daihatsu Xenia berwarna hitam dengan nomor polisi B 1058 CFO milik Yusuf (23), kacanya dipecah saat diparkir di Apotik Praga Farma di Jalan Veteran, di depan Lapas Dewasa Kota Tangerang.
Pencuri berhasil membawa kabur sebuah tas berisi laptop, handphone (HP), dan dompet, milik teman Yusuf, Vicky Diaz (23), yang disimpan di mobil tersebut.
Vicky menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 21.50 WIB. Ketika itu dia dan Yusuf berniat mengantar temannya Rizky Arif (24), ke Apotik Praga Farma untuk periksa gigi.
Mereka berada di dalam Apotik sekira 30 menit. Setelah selesai, mereka pun keluar dan mendapati kaca mobil bagian kanan belakang sudah pecah.
"Kami terkejut sekali, baru ditinggal sebentar kacanya sudah pecah. Dan tas saya yang disimpan bangku belakang sudah hilang," katanya.
Vicky menjelaskan, total kerugian yang dideritanya diperkirakan mencapai Rp8 juta.
"Kalau kerugian materi sih enggak seberapa. Tapi yang penting sih data skipsi saya di laptop itu," ujar mahasiswa semester akhir Untirta Serang ini.
Atas kejadian tersebut, mereka langsung melaporkan peristiwa itu ke Polsek Tangerang. Beberapa saat kemudian, polisi datang memeriksa beberapa saksi. Mereka pun dibawa ke Polsek untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Pencuri berhasil membawa kabur sebuah tas berisi laptop, handphone (HP), dan dompet, milik teman Yusuf, Vicky Diaz (23), yang disimpan di mobil tersebut.
Vicky menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 21.50 WIB. Ketika itu dia dan Yusuf berniat mengantar temannya Rizky Arif (24), ke Apotik Praga Farma untuk periksa gigi.
Mereka berada di dalam Apotik sekira 30 menit. Setelah selesai, mereka pun keluar dan mendapati kaca mobil bagian kanan belakang sudah pecah.
"Kami terkejut sekali, baru ditinggal sebentar kacanya sudah pecah. Dan tas saya yang disimpan bangku belakang sudah hilang," katanya.
Vicky menjelaskan, total kerugian yang dideritanya diperkirakan mencapai Rp8 juta.
"Kalau kerugian materi sih enggak seberapa. Tapi yang penting sih data skipsi saya di laptop itu," ujar mahasiswa semester akhir Untirta Serang ini.
Atas kejadian tersebut, mereka langsung melaporkan peristiwa itu ke Polsek Tangerang. Beberapa saat kemudian, polisi datang memeriksa beberapa saksi. Mereka pun dibawa ke Polsek untuk pemeriksaan lebih lanjut.
(rsa)