Masih ada 25 anak disekap penculik
Senin, 26 November 2012 - 16:43 WIB
Masih ada 25 anak disekap penculik
A
A
A
Sindonews.com - Eno Wahyu Sri Pamungkas (12), warga Desa Dukuhmojo Kecamatan Mojoagung, Jombang, yang korban penculikan anak kini menjalani konseling di kantor Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak (LP2A) Kota Jombang.
Konseling tersebut dilakukan untuk memulihkan kondisi psikologi Eno. Selain itu, konseling ini dilakukan untuk mengorek lebih dalam terkait penculikan yang dialaminya. LP2A akan berkoordinasi dengan polisi untuk menindaklanjuti pengakuan Eno yang menyebutkan masih ada 25 anak lagi yang kini disekap oleh pelaku.
Ibunda Eno, Sumini, mengaku sangat bahagia bisa berkumpul bersama anaknya. Sumini sangat bahagia karena akhirnya putrinya yang masih duduk di bangku kelas VI Sekolah Dasar ini berhasil pulang dalam kondisi selamat.
"Eno masih trauma. Sekarang ini sedang menjalani konseling biar Eno enggak trauma lagi," ungkap Sumini menjelaskan kepada wartawan, Senin (26/11/2012).
Sebelumnya diberitakan, Eno sempat diculik selama 13 hari. Saat diculik, Eno disekap di penampungan di wilayah Bojonegoro.
Di penampungan tersebut, ada puluhan perempuan di bawah umur yang ikut disekap. Lantaran melihat berita hilangnya Eno di televisi, pelaku akhirnya membebaskan Eno.
Konseling tersebut dilakukan untuk memulihkan kondisi psikologi Eno. Selain itu, konseling ini dilakukan untuk mengorek lebih dalam terkait penculikan yang dialaminya. LP2A akan berkoordinasi dengan polisi untuk menindaklanjuti pengakuan Eno yang menyebutkan masih ada 25 anak lagi yang kini disekap oleh pelaku.
Ibunda Eno, Sumini, mengaku sangat bahagia bisa berkumpul bersama anaknya. Sumini sangat bahagia karena akhirnya putrinya yang masih duduk di bangku kelas VI Sekolah Dasar ini berhasil pulang dalam kondisi selamat.
"Eno masih trauma. Sekarang ini sedang menjalani konseling biar Eno enggak trauma lagi," ungkap Sumini menjelaskan kepada wartawan, Senin (26/11/2012).
Sebelumnya diberitakan, Eno sempat diculik selama 13 hari. Saat diculik, Eno disekap di penampungan di wilayah Bojonegoro.
Di penampungan tersebut, ada puluhan perempuan di bawah umur yang ikut disekap. Lantaran melihat berita hilangnya Eno di televisi, pelaku akhirnya membebaskan Eno.
(azh)