Jaga independensi, seleksi Perdes di kantor bupati
Senin, 26 November 2012 - 01:29 WIB
Jaga independensi, seleksi Perdes di kantor bupati
A
A
A
Sindonews.com - Tidak seperti di tempat lain, seleksi perangkat desa (perdes) Jatisarono, Nanggulan dan Kalirejo, Kokap, Kulonprogo dilakukan di kompleks Kantor Bupati. Langkah ini ditempuh untuk menjaga independensi.
Maklum saja, karena sebelumnya seleksi Kepala Bagian Pendapatan Desa Jatisarono dan Kabag Kemasyarakatan Desa Kalirejo, Agustus silam, diprotes peserta. Pemicunya karena salah satu kandidat memperoleh nilai sempurna.
Untuk menjamin agar hasilnya fair, seleksi ulang ini melibatkan pihak ketiga yakni tim independen dari Fisipol UGM. Tim dipimpin Wakil Dekan Bidang SDM dan Administrasi, Suharko, didampingi Amirudin dan Suparjan.
Setelah seleksi dengan mengerjakan 40 soal, Agustinus Agus Sutarno terpilih sebagai Kabag Pendapatan Desa Jatisarono. Dia menyisihkan 20 pesaing. Nurul Khotimah terpilih menjadi Kabag Kemasyarakatan Desa Kalirejo, menyisihkan empat kandidat lain.
Agustinus sendiri mengaku puas dengan proses seleksi yang diselenggarakan tim independen. “Sangat beda. Soal mudah dipahami dibandingkan seleksi yang dilakukan pemdes,” kata Agus di kantor bupati Kulonprogo, Minggu 25 November 2012.
Agus yang menempati urutan kedua pada seleksi pertama mengatakan, ke depan proses seleksi staf perdes perlu mengacu standar yang dijalankan tim dari UGM. Hal yang sama juga dikatakan Nurul Koitimah yang dalam seleksi sebelumnya juga meraih skor tertinggi.
Suharko dari Fisipol UGM menjamin independensi tim yang dipimpinnya. Selain merahasiakan soal, mereka juga memiliki banyak materi soal berkualitas untuk dijadikan alat seleksi pengetahuan calon perdes.
“Dari aturan sebenarnya sudah bagus, hanya implementasinya kadang bermasalah. Solusinya, panitia harus segera berkonsultasi dengan pemerintah di atasnya. Sebaliknya pemerintahan juga harus proaktif merespon berbagai persoalan yang ada di bawah,” terangnya.
Maklum saja, karena sebelumnya seleksi Kepala Bagian Pendapatan Desa Jatisarono dan Kabag Kemasyarakatan Desa Kalirejo, Agustus silam, diprotes peserta. Pemicunya karena salah satu kandidat memperoleh nilai sempurna.
Untuk menjamin agar hasilnya fair, seleksi ulang ini melibatkan pihak ketiga yakni tim independen dari Fisipol UGM. Tim dipimpin Wakil Dekan Bidang SDM dan Administrasi, Suharko, didampingi Amirudin dan Suparjan.
Setelah seleksi dengan mengerjakan 40 soal, Agustinus Agus Sutarno terpilih sebagai Kabag Pendapatan Desa Jatisarono. Dia menyisihkan 20 pesaing. Nurul Khotimah terpilih menjadi Kabag Kemasyarakatan Desa Kalirejo, menyisihkan empat kandidat lain.
Agustinus sendiri mengaku puas dengan proses seleksi yang diselenggarakan tim independen. “Sangat beda. Soal mudah dipahami dibandingkan seleksi yang dilakukan pemdes,” kata Agus di kantor bupati Kulonprogo, Minggu 25 November 2012.
Agus yang menempati urutan kedua pada seleksi pertama mengatakan, ke depan proses seleksi staf perdes perlu mengacu standar yang dijalankan tim dari UGM. Hal yang sama juga dikatakan Nurul Koitimah yang dalam seleksi sebelumnya juga meraih skor tertinggi.
Suharko dari Fisipol UGM menjamin independensi tim yang dipimpinnya. Selain merahasiakan soal, mereka juga memiliki banyak materi soal berkualitas untuk dijadikan alat seleksi pengetahuan calon perdes.
“Dari aturan sebenarnya sudah bagus, hanya implementasinya kadang bermasalah. Solusinya, panitia harus segera berkonsultasi dengan pemerintah di atasnya. Sebaliknya pemerintahan juga harus proaktif merespon berbagai persoalan yang ada di bawah,” terangnya.
(ysw)