Pemkot Depok warning PKL Juanda
Minggu, 25 November 2012 - 10:37 WIB
Pemkot Depok warning PKL Juanda
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Kota Depok meminta ratusan pedagang di pasar tumpah, Jalan Juanda, Depok, untuk tidak lagi berjualan pada 2 Desember 2012 mendatang.
Hal itu disampaikan Wali Kota Depok Nurmahmudi Ismail bersama ratusan personel Satpol PP, Polres, dan Kodim Depok. Para pedagang diberi tenggat waktu hingga pekan depan untuk berjualan. Namun jika tanggal 2 Desember masih berjualan di jalan yang berstatus Jalan Nasional tersebut, maka aparat Satpol PP akan menindak dan menertibkan seluruhnya.
"Ini sosialisasi dengan tokoh-tokoh masyarakat dan para pedagang, kami komunikasi beberapa kali, melalui kegiatan dilakukan. Kita sampaikan status Jalan Juanda, Jalan Nasional. Berjalan pada setiap hari Minggu, ini mengganggu ketertiban umum," ujar Nurmahmudi, di Jalan Juanda, Minggu (25/11/12).
Menurut Nurmahmudi, tahun 2013 nanti, terminal tipe A Jatijajar bakal dioperasikan. Hal itulah yang dianggapnya sebagai alternatif kepada para pedagang untuk menempati ribuan kios yang akan disediakan Pemkot Depok.
"Kami sediakan kios-kios kecil 5 meter persegi. Ada 2.300 lebih," tegasnya.
Kios-kios dan loss yang disediakan yakni, Pasar Tugu, Pasac Cisalak, Pasar Musi, Pasar Segar, Pasar Agung, dan pasar lainnya.
Sementara itu, seorang pedagang ikan hias dan uang kuno Agus mengaku pasrah jika harus berhenti berjualan.
"Ini hari terakhir ya, ya saya berharap kalau nanti harus pindah, kiosnya jangan mahal-mahal," tutur Agus.
Hal itu disampaikan Wali Kota Depok Nurmahmudi Ismail bersama ratusan personel Satpol PP, Polres, dan Kodim Depok. Para pedagang diberi tenggat waktu hingga pekan depan untuk berjualan. Namun jika tanggal 2 Desember masih berjualan di jalan yang berstatus Jalan Nasional tersebut, maka aparat Satpol PP akan menindak dan menertibkan seluruhnya.
"Ini sosialisasi dengan tokoh-tokoh masyarakat dan para pedagang, kami komunikasi beberapa kali, melalui kegiatan dilakukan. Kita sampaikan status Jalan Juanda, Jalan Nasional. Berjalan pada setiap hari Minggu, ini mengganggu ketertiban umum," ujar Nurmahmudi, di Jalan Juanda, Minggu (25/11/12).
Menurut Nurmahmudi, tahun 2013 nanti, terminal tipe A Jatijajar bakal dioperasikan. Hal itulah yang dianggapnya sebagai alternatif kepada para pedagang untuk menempati ribuan kios yang akan disediakan Pemkot Depok.
"Kami sediakan kios-kios kecil 5 meter persegi. Ada 2.300 lebih," tegasnya.
Kios-kios dan loss yang disediakan yakni, Pasar Tugu, Pasac Cisalak, Pasar Musi, Pasar Segar, Pasar Agung, dan pasar lainnya.
Sementara itu, seorang pedagang ikan hias dan uang kuno Agus mengaku pasrah jika harus berhenti berjualan.
"Ini hari terakhir ya, ya saya berharap kalau nanti harus pindah, kiosnya jangan mahal-mahal," tutur Agus.
(rsa)