Target PT KAI, pekan depan satu jalur bisa digunakan
Sabtu, 24 November 2012 - 14:17 WIB
Target PT KAI, pekan depan satu jalur bisa digunakan
A
A
A
Sindonews.com - Hingga hari ini PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) terus berupaya memperbaiki jalur Kereta Rel Listrik (KRL) yang longsor di kilometer 45 Cilebut, Kabupaten Bogor. Sedikitnya terdapat 200 petugas PT KAI turun saat ini sedang memperkuat turap dan jalur kereta tersebut.
Wakil Daops I PT KAI Heru Kuwanto mengatakan saat ini pihaknya masih terus melakukan perkuatan badan rel agar target dari Kementrian Perhubungan untuk memberlakukan satu jalur bisa tercapai. Ia menargetkan, paling tidak Senin pekan depan satu jalur sudah bisa dilalui.
"Kami sedang memperkuat satu jalur berupaya terus agar Senin besok sudah bisa digunakan, kami juga terus memperbaiki tiang - tiang LAA (Listrik Aliran Atas), setelah perkuatan baik, ketinggian sesuai apa yang kita harapkan, maka Senin bisa digunakan," katanya di lokasi, Sabtu (24/11/12).
Jika tiang - tiang sinyal dan rel sudah bisa berfungsi, Heru meyakini sembilan kereta yang tertahan di Stasiun Bogor sudah bisa digunakan Senin besok. Karena itu, lanjutnya, pihaknya terus memperkuat turap dengan bronjong dan sirtu agar mampu menahan beban kereta yang melintas jika hanya satu jalur.
"Di Bogor masih 9 kereta tertahan. Makanya kita adakan perkuatan ini, dengan bronjongan," ungkapnya.
Jika sembilan kereta tersebut sudah bisa digunakan Senin pekan depan, maka lebih dari 50 persen dari total 95 perjalanan KRL Jakarta - Bogor bisa dicapai. Namun PT KAI memastikan seluruh target tersebut baru bisa dicapai tergantung dengan cuaca.
Wakil Daops I PT KAI Heru Kuwanto mengatakan saat ini pihaknya masih terus melakukan perkuatan badan rel agar target dari Kementrian Perhubungan untuk memberlakukan satu jalur bisa tercapai. Ia menargetkan, paling tidak Senin pekan depan satu jalur sudah bisa dilalui.
"Kami sedang memperkuat satu jalur berupaya terus agar Senin besok sudah bisa digunakan, kami juga terus memperbaiki tiang - tiang LAA (Listrik Aliran Atas), setelah perkuatan baik, ketinggian sesuai apa yang kita harapkan, maka Senin bisa digunakan," katanya di lokasi, Sabtu (24/11/12).
Jika tiang - tiang sinyal dan rel sudah bisa berfungsi, Heru meyakini sembilan kereta yang tertahan di Stasiun Bogor sudah bisa digunakan Senin besok. Karena itu, lanjutnya, pihaknya terus memperkuat turap dengan bronjong dan sirtu agar mampu menahan beban kereta yang melintas jika hanya satu jalur.
"Di Bogor masih 9 kereta tertahan. Makanya kita adakan perkuatan ini, dengan bronjongan," ungkapnya.
Jika sembilan kereta tersebut sudah bisa digunakan Senin pekan depan, maka lebih dari 50 persen dari total 95 perjalanan KRL Jakarta - Bogor bisa dicapai. Namun PT KAI memastikan seluruh target tersebut baru bisa dicapai tergantung dengan cuaca.
(lns)