Mati listrik, KRL hanya sampai Citayam
Sabtu, 24 November 2012 - 11:00 WIB
Mati listrik, KRL hanya sampai Citayam
A
A
A
Sindonews.com - Perjalanan Kereta Api Listrik (KRL) jurusan Cilebut - Bogor belum normal pascalongsornya jalur KRL di kilometer 45 Cilebut, Kabupaten Bogor. PT KAI memerlukan waktu 21 hari untuk bisa memperbaiki jalur tersebut hingga normal.
Bahkan hari ini, kereta tidak sampai ke Stasiun Bojonggede. Melainkan sampai ke Stasiun Citayam akibat mati listri aliran atas.
"Mohon maaf kepada seluruh penumpang, seluruh rangkaian KRL hanya berhenti sampai Stasiun Citayam, jalur antara Stasiun Citayam dan Stasiun Bojonggede mengalami mati listrik aliran atas," ujar salah satu petugas Stasiun Citayam melalui pengeras suara, Sabtu (24/11/12).
Akibatnya, para penumpang yang hendak ke Bojonggede, terpaksa harus turun di Stasiun Citayam, dan menyambung kendaraan dengan angkutan kota (angkot) D05 jurusan Depok - Bojonggede. Hal itu membuat para penumpang kesal.
"Kemarin janjinya saya nonton di televisi, bisa sampai Bojonggede, saya mau ke rumah kakak di Bojonggede, mau enggak mau naik angkot," ungkap Rohimah warga Tebet ini.
Pantauan di lapangan, dampaknya angkot D05 menjadi penuh penumpang. Sementara situasi di Jalan Citayam, Pabuaran, hingga ke arah Bojonggede macet parah.
Bahkan hari ini, kereta tidak sampai ke Stasiun Bojonggede. Melainkan sampai ke Stasiun Citayam akibat mati listri aliran atas.
"Mohon maaf kepada seluruh penumpang, seluruh rangkaian KRL hanya berhenti sampai Stasiun Citayam, jalur antara Stasiun Citayam dan Stasiun Bojonggede mengalami mati listrik aliran atas," ujar salah satu petugas Stasiun Citayam melalui pengeras suara, Sabtu (24/11/12).
Akibatnya, para penumpang yang hendak ke Bojonggede, terpaksa harus turun di Stasiun Citayam, dan menyambung kendaraan dengan angkutan kota (angkot) D05 jurusan Depok - Bojonggede. Hal itu membuat para penumpang kesal.
"Kemarin janjinya saya nonton di televisi, bisa sampai Bojonggede, saya mau ke rumah kakak di Bojonggede, mau enggak mau naik angkot," ungkap Rohimah warga Tebet ini.
Pantauan di lapangan, dampaknya angkot D05 menjadi penuh penumpang. Sementara situasi di Jalan Citayam, Pabuaran, hingga ke arah Bojonggede macet parah.
(lns)