15 kelurahan di Jakarta terendam banjir
Kamis, 22 November 2012 - 21:27 WIB
15 kelurahan di Jakarta terendam banjir
A
A
A
Sindonews.com - Sedikitnya 15 kelurahan di lingkungan DKI Jakarta terendam banjir, akibat meluapnya Sungai Ciliwung dan Pesanggarahan. Belum diketahui, apakah ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun sejumlah harta benda berharga milik warga raib disapu banjir.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Banjir (BNPB), 15 kelurahan tersebut, tersebar di 31 Rukun Warga (RW), 87 Rukun Tetangga (RT) dengan total 2.755 kepala keluarga, atau sekira 5.407 jiwa. Sedikitnya, 139 warga telah mengungsi untuk sementara waktu.
"Empat kelurahan di Jakarta Timur (Kampung Melayu, Bidara Cina, Cililitan, dan Cawang), sembilan kelurahan di Jakarta Selatan (Bukit Duri, Kebon Baru, Pejaten Timur, Ulu Jami, Bintaro, Pondok Pinang, Cipulir, Grogol Selatan, dan Pondok Labu), dan dua kelurahan di Jakarta Barat (Kedoya Selatan dan Sukabumi Selatan)," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, kepada Sindonews, Kamis (22/11/2012).
Ditambahkan dia, meluapnya banjir di Sungai Ciliwung dan Pesanggrahan disebabkan oleh besarnya aliran permukaan yang masuk kekedua sungai tersebut. Sedangkan kapasitas sungai tidak mampu mengatuskan debit sungai yang ada, karena adanya sedimentasi dan penyempitan alur sungai.
"Luas DAS Pesanggrahan 177 km2. Hampir 70% kawasan terbangun dari luas DASnya. Permukiman padat sekitar 45% dari luas DAS tersebar di bagian hilir, mulai dari Kebayoran Lama, Kedoya dan Kebon Jeruk Jakarta Barat. Kawasan hijau hanya 7% dan tidak merata," terangnya.
Dia melanjutkan, minimnya kawasan resapan membuat hujan yang turun hampir 70% menjadi limpasan permukaan. Kapasitas debit sungai saat ini hanya mampu menampung 40% dari debit banjir yang ada. Sedangkan adanya penyempitan, dan pendangkalan sungai menyebabkan sekitar 60% debit sungai menjadi banjir yang menggenangi permukiman.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Banjir (BNPB), 15 kelurahan tersebut, tersebar di 31 Rukun Warga (RW), 87 Rukun Tetangga (RT) dengan total 2.755 kepala keluarga, atau sekira 5.407 jiwa. Sedikitnya, 139 warga telah mengungsi untuk sementara waktu.
"Empat kelurahan di Jakarta Timur (Kampung Melayu, Bidara Cina, Cililitan, dan Cawang), sembilan kelurahan di Jakarta Selatan (Bukit Duri, Kebon Baru, Pejaten Timur, Ulu Jami, Bintaro, Pondok Pinang, Cipulir, Grogol Selatan, dan Pondok Labu), dan dua kelurahan di Jakarta Barat (Kedoya Selatan dan Sukabumi Selatan)," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, kepada Sindonews, Kamis (22/11/2012).
Ditambahkan dia, meluapnya banjir di Sungai Ciliwung dan Pesanggrahan disebabkan oleh besarnya aliran permukaan yang masuk kekedua sungai tersebut. Sedangkan kapasitas sungai tidak mampu mengatuskan debit sungai yang ada, karena adanya sedimentasi dan penyempitan alur sungai.
"Luas DAS Pesanggrahan 177 km2. Hampir 70% kawasan terbangun dari luas DASnya. Permukiman padat sekitar 45% dari luas DAS tersebar di bagian hilir, mulai dari Kebayoran Lama, Kedoya dan Kebon Jeruk Jakarta Barat. Kawasan hijau hanya 7% dan tidak merata," terangnya.
Dia melanjutkan, minimnya kawasan resapan membuat hujan yang turun hampir 70% menjadi limpasan permukaan. Kapasitas debit sungai saat ini hanya mampu menampung 40% dari debit banjir yang ada. Sedangkan adanya penyempitan, dan pendangkalan sungai menyebabkan sekitar 60% debit sungai menjadi banjir yang menggenangi permukiman.
(san)