Warga Pendopo tak miliki TPA
Kamis, 22 November 2012 - 18:31 WIB
Warga Pendopo tak miliki TPA
A
A
A
Sindonews.com - Warga yang tinggal di wilayah kecamatan Pendopo khususnya di kelurahan Pendopo tidak memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Karena saat ini kesadaran warga membuang sampah masih tergolong rendah, dan tidak jarang di sampah bertebaran di jalan-jalan. Apalagi di kawasan Pasar Pendopo, sangat banyak sekali ditemukan tumpukan sampah.
Dengan kondisi banyaknya sampah yang bertebaran dan memenuhi saluran pembuangan, tidak sedikit warga yang mengeluh dengan meluapnya air di selokan tersebut saat hujan turun. Warga yang tinggal di kawasan tersebut berharap, di Pendopo dibangun TPA dan ada petugas yang bertugas mengurusi sampah tersebut.
"Kami juga kepingin pak punya lingkungan bersih,kalau kondisinya begini kami khawatir berdampak kepada kesehatan anak-anak kami,” ungkap Yusmeti warga kelurahan Pendopo menjelaskan kepada wartawan, Kamis (22/11/2012).
Memang diakuinya tidak semua masyarakat di sekitar tersebut sudah memahami dan mengerti. Namun dirinya yakin dengan telah tersedianya TPA dan ada petugas khusus perlahan kesadaran akan timbul dengan sendirinya. Karena menurutnya jika harus saling tegur dengan masyarakat sekitar, khawatir terjadi keributan.
“Jadi kalau lagi banyak sampah, ada juga warga yang berbesar hati untuk membuangnya,” jelasnya.
Senada, Wati warga Kungkilan kecamatan Pendopo mengaku sangat berharap ada perhatian pemerintah dengan lokasi pembuangan sampah. Karena menurutnya tidak jauh dari rumahnya dijadikan warga sebagai lokasi pembuangan sampah.
Dirinya dan keluarganya juga tidak berani menegur karena lokasi atau tanah tersebut bukan milik mereka. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan meminta kepala desa untuk memberikang teguran. Namun kondisi tersebut tidak berlangsung lama, kemudian sampah kembali dibuang dilokasi tersebut.
“Kami cuma bisa menahan diri pak, meski sudah ada teguran dari kades masih tetap saja,” ujarnya.
Karena saat ini kesadaran warga membuang sampah masih tergolong rendah, dan tidak jarang di sampah bertebaran di jalan-jalan. Apalagi di kawasan Pasar Pendopo, sangat banyak sekali ditemukan tumpukan sampah.
Dengan kondisi banyaknya sampah yang bertebaran dan memenuhi saluran pembuangan, tidak sedikit warga yang mengeluh dengan meluapnya air di selokan tersebut saat hujan turun. Warga yang tinggal di kawasan tersebut berharap, di Pendopo dibangun TPA dan ada petugas yang bertugas mengurusi sampah tersebut.
"Kami juga kepingin pak punya lingkungan bersih,kalau kondisinya begini kami khawatir berdampak kepada kesehatan anak-anak kami,” ungkap Yusmeti warga kelurahan Pendopo menjelaskan kepada wartawan, Kamis (22/11/2012).
Memang diakuinya tidak semua masyarakat di sekitar tersebut sudah memahami dan mengerti. Namun dirinya yakin dengan telah tersedianya TPA dan ada petugas khusus perlahan kesadaran akan timbul dengan sendirinya. Karena menurutnya jika harus saling tegur dengan masyarakat sekitar, khawatir terjadi keributan.
“Jadi kalau lagi banyak sampah, ada juga warga yang berbesar hati untuk membuangnya,” jelasnya.
Senada, Wati warga Kungkilan kecamatan Pendopo mengaku sangat berharap ada perhatian pemerintah dengan lokasi pembuangan sampah. Karena menurutnya tidak jauh dari rumahnya dijadikan warga sebagai lokasi pembuangan sampah.
Dirinya dan keluarganya juga tidak berani menegur karena lokasi atau tanah tersebut bukan milik mereka. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan meminta kepala desa untuk memberikang teguran. Namun kondisi tersebut tidak berlangsung lama, kemudian sampah kembali dibuang dilokasi tersebut.
“Kami cuma bisa menahan diri pak, meski sudah ada teguran dari kades masih tetap saja,” ujarnya.
(azh)