Mabes Polri antisipasi titik rawan macet di jalur selatan
Rabu, 21 November 2012 - 04:01 WIB
Mabes Polri antisipasi titik rawan macet di jalur selatan
A
A
A
Sindonews.com – Rombongan tim Korlantas Mabes Polri, Kementerian PU, Ditjen Bina Marga Pusat, Kementerian Perhubungan, dan Ditjen Perhubungan Darat didampingi Satuan Lalu-lintas Polres Ciamis melakukan pemantauan jalur di sepanjang Jawa Barat Selatan.
Pemantauan yang dilakukan sebagai antisipasi terjadi kemacetan dan gangguan arus lalu-lintas menjelang libur natal dan tahun baru, bulan mendatang, dilakukan mulai dari kawasan Bogor hingga Kota Banjar melewati, Bandung, Garut, Tasikmalaya dan Ciamis.
“Rencananya, pemantauan jalur ini akan dilakukan hingga Yogyakarta. Intinya untuk mengecek kesiapan jalur secara fisik maupun non fisik,” terang Kasubdit Inventarisasi, Pengelolaan Properti dan Rekayasa Lalu Lintas Mabes Polri AKBP Mansyur Selamet saat meninjau Jalan Raya Ahmad Yani Ciamis, Selasa (20/11/2012).
Menurut Mansyur, hasil pemantauan sementara secara fisik masih banyak jalur di Jabar Selatan yang harus mendapat perhatian serius dari kementrian terkait. Beberapa penyelesaian jalur masih diperlukan untuk mengurangi kemacetan dan antisipasi kecelakaan lalu-lintas.
“Ada beberapa titik yang perlu mendapat perhatian. Termasuk di Ciamis, kami menemukan ada jalur median jalan namun yang sudah tidak berfungsi. Kondisi itu, harus mendapat solusi dari kementrian PU, apakah akan dihapuskan atau akan dibuat kembali,” terang Mansyur.
Mansyur menambahkan, hasil pemantauan yang dilakukan olehnya akan direkomendasikan ke Kapolri, Kementerian PU dan Kementerian Perhubungan.
“Selain fisik, kami juga melakukan pemantauan rambu, slogan dan kampanye untuk keselamatan jalan. Di Ciamis, menurut saya, kampanye untuk keselamatan jalan sudah masuk lima besar karena di sepanjang jalan banyak selogan yang diserukan untuk penguna jalan,” terang Mansyur.
Mansyur menambahkan, slogan itu jangan hanya menjadi pajangan, tapi harus dilaksanakan dan digelorakan oleh semua pihak terutama mereka yang terlibat sebagai penguna jalan. “Keselamatan lalu-lintas itu bukan hanya milik polisi tapi milik semua pihak dan harus menjadi tugas bersama juga,” terangnya.
Sementar itu, Kepala Satuan Lalu-lintas Polres Ciamis Andriyanto mengatakan, pihaknya akan melaksanakan semua rekomendasi yang disampaikan tim atau rombongan Mabes Polri saat melakukan pemeriksaan jalur.
“Ada beberapa rekomendasi untuk mengurangi angka kecelakaan, termasuk salah satunya di jalan Ahmad Yani Ciamis yang menjadi perhatian serius,” terang Andriyanto.
Andriyanto menambahkan, pemantauan titik rawan kemacetan di Jalur Selatan sepanjang Ciamis dilakukan mulai dari perempatan Cihaurbeuti, Sindangkasih, Perkotaan Ciamis, Cisaga, hingga perbatasan Kota Banjar.
“Untuk rambu dan kampanye keselamatan lalu-lintas Ciamis sudah mendapat apresiasi, hanya saja, faktor fisik seperti median jalan harus mendapat rekomendasi perbaikan,” pungkas Andriyanto.
Pemantauan yang dilakukan sebagai antisipasi terjadi kemacetan dan gangguan arus lalu-lintas menjelang libur natal dan tahun baru, bulan mendatang, dilakukan mulai dari kawasan Bogor hingga Kota Banjar melewati, Bandung, Garut, Tasikmalaya dan Ciamis.
“Rencananya, pemantauan jalur ini akan dilakukan hingga Yogyakarta. Intinya untuk mengecek kesiapan jalur secara fisik maupun non fisik,” terang Kasubdit Inventarisasi, Pengelolaan Properti dan Rekayasa Lalu Lintas Mabes Polri AKBP Mansyur Selamet saat meninjau Jalan Raya Ahmad Yani Ciamis, Selasa (20/11/2012).
Menurut Mansyur, hasil pemantauan sementara secara fisik masih banyak jalur di Jabar Selatan yang harus mendapat perhatian serius dari kementrian terkait. Beberapa penyelesaian jalur masih diperlukan untuk mengurangi kemacetan dan antisipasi kecelakaan lalu-lintas.
“Ada beberapa titik yang perlu mendapat perhatian. Termasuk di Ciamis, kami menemukan ada jalur median jalan namun yang sudah tidak berfungsi. Kondisi itu, harus mendapat solusi dari kementrian PU, apakah akan dihapuskan atau akan dibuat kembali,” terang Mansyur.
Mansyur menambahkan, hasil pemantauan yang dilakukan olehnya akan direkomendasikan ke Kapolri, Kementerian PU dan Kementerian Perhubungan.
“Selain fisik, kami juga melakukan pemantauan rambu, slogan dan kampanye untuk keselamatan jalan. Di Ciamis, menurut saya, kampanye untuk keselamatan jalan sudah masuk lima besar karena di sepanjang jalan banyak selogan yang diserukan untuk penguna jalan,” terang Mansyur.
Mansyur menambahkan, slogan itu jangan hanya menjadi pajangan, tapi harus dilaksanakan dan digelorakan oleh semua pihak terutama mereka yang terlibat sebagai penguna jalan. “Keselamatan lalu-lintas itu bukan hanya milik polisi tapi milik semua pihak dan harus menjadi tugas bersama juga,” terangnya.
Sementar itu, Kepala Satuan Lalu-lintas Polres Ciamis Andriyanto mengatakan, pihaknya akan melaksanakan semua rekomendasi yang disampaikan tim atau rombongan Mabes Polri saat melakukan pemeriksaan jalur.
“Ada beberapa rekomendasi untuk mengurangi angka kecelakaan, termasuk salah satunya di jalan Ahmad Yani Ciamis yang menjadi perhatian serius,” terang Andriyanto.
Andriyanto menambahkan, pemantauan titik rawan kemacetan di Jalur Selatan sepanjang Ciamis dilakukan mulai dari perempatan Cihaurbeuti, Sindangkasih, Perkotaan Ciamis, Cisaga, hingga perbatasan Kota Banjar.
“Untuk rambu dan kampanye keselamatan lalu-lintas Ciamis sudah mendapat apresiasi, hanya saja, faktor fisik seperti median jalan harus mendapat rekomendasi perbaikan,” pungkas Andriyanto.
(lns)