7 mobil dibobol saat bermain futsal
Selasa, 20 November 2012 - 20:33 WIB
7 mobil dibobol saat bermain futsal
A
A
A
Sindonews.com - Tujuh kendaraan roda empat yang terpakir di sebuah lapangan futsal bernama MS Indoor Soccer, BSD City, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengalami pembobolan dengan motif pencurian pecah kaca.
Tujuh mobil tersebut diantaranya adalah Mecedes Benz E-260, dua Toyota Yaris, Satu CRV dan Satu Honda Civic. Adapun kerugian dalam peristiwa itu, barang berharga seperti Laptop, I-Pad dan I-Pod yang bernilai puluhan juta rupiah berhasil digasak pelaku.
Salah satu korban pencurian, Kangga Narmastu (18) mengatakan, mobil Mercedes Benz E-260 dengan nomor polisi B 8388 ON mengalami pecah kaca dibagian kanan belakang. Satu laptop yang berisi data perusahaan dan kegiatan perkuliahannya raib. Saat peristiwa itu terjadi, dirinya sedang melakukan bermain futsal.
“Setelah main futsal, kami lalu makan siang di dekat lokasi. Begitu kembali, dan melihat kondisi mobil sudah mengalami pecah kaca," katanya kepada wartawan, di Tangsel, SElasa (20/11/2012).
Kangga mengatakan, mobilnya padahal telah menggunakan alarm. Namun, anehnya saat kejadian alarm tidak bunyi. "Bingung juga kok bisa tidak bunyi,” jelasnya.
Sementara, Christoper (18) pemilik kendaraan Toyota Yaris B 1759 SOI yang juga mengalami pecah kaca dibagian belakang sebelah kanan mengaku satu buah I-Pad digasak pelaku.
"I-Pad saya raib diambil, tadi pas parkir masih ada satpam. Namun, setelah kejadian, kata managemen MS Futsal satpamnya sedang makan siang," ungkap Jhon.
Saksi mata di lokasi kejadian sekaligus pegawai futsal tersebut, Wibi Sana (19) mengatakan, saat istirahat makan siang dirinya kembali ke lapangan futsal. Dia melihat ada sekelompok orang yang mencurigakan dengan menggunakan mobil Avanza berwarna hitam seperti ketakutan pergi meninggalkan lokasi.
"Tak lama saya baru tahu ada peristiwa pembobolan mobil. Saya pikir mereka (yang menggunakan Avanza berwarna Hitam) adalah pelakunya. Karena mereka cukup lama berdiri disamping mobil honda CR-V yang juga menjadi korban pembobolan," ungkapnya.
Kanit Reskrim Polsek Serpong, IPTU Sumirat mengatakan, pihaknya menduga pelaku merupakan pemain baru di Serpong. Karena, pelaku lama telah berhasil ditembak mati beberapa waktu lalu. Meski begitu, dia mengakui, pengawasan petugas kemanan lemah, meskipun dirinya membantah dugaan adanya keterlibatan petugas keamanan.
“Menurut saksi mata pelaku menggunakan Avanza dengan tinggi sekitar 175 centimeter. Kami masih menyelidiki kasus ini,” singkatnya.
Tujuh mobil tersebut diantaranya adalah Mecedes Benz E-260, dua Toyota Yaris, Satu CRV dan Satu Honda Civic. Adapun kerugian dalam peristiwa itu, barang berharga seperti Laptop, I-Pad dan I-Pod yang bernilai puluhan juta rupiah berhasil digasak pelaku.
Salah satu korban pencurian, Kangga Narmastu (18) mengatakan, mobil Mercedes Benz E-260 dengan nomor polisi B 8388 ON mengalami pecah kaca dibagian kanan belakang. Satu laptop yang berisi data perusahaan dan kegiatan perkuliahannya raib. Saat peristiwa itu terjadi, dirinya sedang melakukan bermain futsal.
“Setelah main futsal, kami lalu makan siang di dekat lokasi. Begitu kembali, dan melihat kondisi mobil sudah mengalami pecah kaca," katanya kepada wartawan, di Tangsel, SElasa (20/11/2012).
Kangga mengatakan, mobilnya padahal telah menggunakan alarm. Namun, anehnya saat kejadian alarm tidak bunyi. "Bingung juga kok bisa tidak bunyi,” jelasnya.
Sementara, Christoper (18) pemilik kendaraan Toyota Yaris B 1759 SOI yang juga mengalami pecah kaca dibagian belakang sebelah kanan mengaku satu buah I-Pad digasak pelaku.
"I-Pad saya raib diambil, tadi pas parkir masih ada satpam. Namun, setelah kejadian, kata managemen MS Futsal satpamnya sedang makan siang," ungkap Jhon.
Saksi mata di lokasi kejadian sekaligus pegawai futsal tersebut, Wibi Sana (19) mengatakan, saat istirahat makan siang dirinya kembali ke lapangan futsal. Dia melihat ada sekelompok orang yang mencurigakan dengan menggunakan mobil Avanza berwarna hitam seperti ketakutan pergi meninggalkan lokasi.
"Tak lama saya baru tahu ada peristiwa pembobolan mobil. Saya pikir mereka (yang menggunakan Avanza berwarna Hitam) adalah pelakunya. Karena mereka cukup lama berdiri disamping mobil honda CR-V yang juga menjadi korban pembobolan," ungkapnya.
Kanit Reskrim Polsek Serpong, IPTU Sumirat mengatakan, pihaknya menduga pelaku merupakan pemain baru di Serpong. Karena, pelaku lama telah berhasil ditembak mati beberapa waktu lalu. Meski begitu, dia mengakui, pengawasan petugas kemanan lemah, meskipun dirinya membantah dugaan adanya keterlibatan petugas keamanan.
“Menurut saksi mata pelaku menggunakan Avanza dengan tinggi sekitar 175 centimeter. Kami masih menyelidiki kasus ini,” singkatnya.
(mhd)