11 hari hilang, 1 korban banjir ditemukan
Selasa, 20 November 2012 - 14:36 WIB
11 hari hilang, 1 korban banjir ditemukan
A
A
A
Sindonews.com – Satu lagi korban banjir bandang yang terjadi di Desa Batanguru Timur, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), ditemukan.
Ettang (9) warga Batanguru, Kecamatan Sumarorong, ditemukan oleh warga setempat di Sungai Batanguru, setelah 11 hari hilang.
Komanda Kodim wilayah Kabupaten Polewali dan Mamasa Yudhi Murfi membenarkan ditemukannya Ettang.
“Korban ditemukan oleh warga setempat di sungai dekat damp air kemarin (Senin),” ujarnya, Selasa (20/11/2012).
Dia mengatakan, korban yang ditemukan 11 hari setelah kejadian langsung dievakuasi ke rumah keluarganya.
Sebelumnya, banjir bandang yang terjadi di wilayah tersebut mengakibatkan 16 orang tewas, tiga selamat, tujuh rumah, serta empat unit kendaraan hancur.
Saat ini, dengan ditemukannya satu korban, total jumlah korban yang ditemukan berjumlah 15 orang. Tersisa satu orang lagi yang belum ditemukan yakni Risto (12). Sementara, 14 korban lain sudah dimakamkan oleh keluarganya.
Terhadap pencarian korban, gabungan Tim Search and Rescue (SAR) secara resmi sudah menghentikan pencarian korban.
Ettang (9) warga Batanguru, Kecamatan Sumarorong, ditemukan oleh warga setempat di Sungai Batanguru, setelah 11 hari hilang.
Komanda Kodim wilayah Kabupaten Polewali dan Mamasa Yudhi Murfi membenarkan ditemukannya Ettang.
“Korban ditemukan oleh warga setempat di sungai dekat damp air kemarin (Senin),” ujarnya, Selasa (20/11/2012).
Dia mengatakan, korban yang ditemukan 11 hari setelah kejadian langsung dievakuasi ke rumah keluarganya.
Sebelumnya, banjir bandang yang terjadi di wilayah tersebut mengakibatkan 16 orang tewas, tiga selamat, tujuh rumah, serta empat unit kendaraan hancur.
Saat ini, dengan ditemukannya satu korban, total jumlah korban yang ditemukan berjumlah 15 orang. Tersisa satu orang lagi yang belum ditemukan yakni Risto (12). Sementara, 14 korban lain sudah dimakamkan oleh keluarganya.
Terhadap pencarian korban, gabungan Tim Search and Rescue (SAR) secara resmi sudah menghentikan pencarian korban.
(ysw)