Ibu hamil tewas diseruduk truk
Senin, 19 November 2012 - 14:41 WIB
Ibu hamil tewas diseruduk truk
A
A
A
Sindonews.com - Seorang ibu yang sedang hamil lima bulan, tewas diseruduk truk di jalur Malang-Surabaya.
Supiati (35) tewas dalam perjalanan ke Rumah Sakit Bangil, Dedi (30) adiknya yang mengemudikan motor langsung tewas di tempat.
Kakak beradik warga Desa Tawangrejo Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan ini tewas saat sepeda motor Honda Revo N 3499 QO yang dikendarainya ditabrak truk. Rustam (61) warga Ngempit, Malang yang mengemudikan truk ini mengaku rem truk blong.
Truk nopol N 8596 UC yang melaju dari Malang tujuan Surabaya ini juga menabrak dua pengendara sepeda motor lainnya. Namun dua pengendara motor ini hanya mengalami luka ringan.
Mereka adalah Eko Wahyudi (34) warga Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan pengendara Honda SupraX Nopol N 2839 TS, dan Jumari (34) warga Desa Pager Kulon, Kecamatan Purwosari yang mengendarai Honda SupraX 125 Nopol N 3049 VI.
Menurut keterangan Rustam, sopir truk, beberapa saat sebelum kecelakaan terjadi ia melaju dengan kecepatan sedang. Tanpa disadari, truk mengalami rem blong. Sehingga truk yang dikemudikannya melaju cukup kencang.
Untuk menyelamatkan diri, ia membanting setir ke kanan hingga menembus lajur berlawanan arah. Saat bersamaan muncul sebuah bus dan mobil dari arah depan. Saat membanting setir ke kiri, truk menabrak sepeda motor yang berada disebelahnya.
Akibat benturan keras tersebut, Dedi tewas ditempat kejadian. Sementara kakaknya yang tengah hamil, meninggal saat dalam perjalanan menuju RSUD Bangil.
Kanit Lantas Polsek Pandaan, AKP I Made Jayantara, menyatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan tersebut. Pihaknya menduga kecelakaan ini disebabkan truk mengalami rem blong.
"Petugas masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi. Saat ini sopir truk sudah diamankan untuk mempertanggung jawabkannyam" kata AKP I Made Jayantara.
Supiati (35) tewas dalam perjalanan ke Rumah Sakit Bangil, Dedi (30) adiknya yang mengemudikan motor langsung tewas di tempat.
Kakak beradik warga Desa Tawangrejo Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan ini tewas saat sepeda motor Honda Revo N 3499 QO yang dikendarainya ditabrak truk. Rustam (61) warga Ngempit, Malang yang mengemudikan truk ini mengaku rem truk blong.
Truk nopol N 8596 UC yang melaju dari Malang tujuan Surabaya ini juga menabrak dua pengendara sepeda motor lainnya. Namun dua pengendara motor ini hanya mengalami luka ringan.
Mereka adalah Eko Wahyudi (34) warga Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan pengendara Honda SupraX Nopol N 2839 TS, dan Jumari (34) warga Desa Pager Kulon, Kecamatan Purwosari yang mengendarai Honda SupraX 125 Nopol N 3049 VI.
Menurut keterangan Rustam, sopir truk, beberapa saat sebelum kecelakaan terjadi ia melaju dengan kecepatan sedang. Tanpa disadari, truk mengalami rem blong. Sehingga truk yang dikemudikannya melaju cukup kencang.
Untuk menyelamatkan diri, ia membanting setir ke kanan hingga menembus lajur berlawanan arah. Saat bersamaan muncul sebuah bus dan mobil dari arah depan. Saat membanting setir ke kiri, truk menabrak sepeda motor yang berada disebelahnya.
Akibat benturan keras tersebut, Dedi tewas ditempat kejadian. Sementara kakaknya yang tengah hamil, meninggal saat dalam perjalanan menuju RSUD Bangil.
Kanit Lantas Polsek Pandaan, AKP I Made Jayantara, menyatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan tersebut. Pihaknya menduga kecelakaan ini disebabkan truk mengalami rem blong.
"Petugas masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi. Saat ini sopir truk sudah diamankan untuk mempertanggung jawabkannyam" kata AKP I Made Jayantara.
(ysw)