Bunga bangkai tumbuh di Cipondoh
Senin, 19 November 2012 - 05:00 WIB
Bunga bangkai tumbuh di Cipondoh
A
A
A
Sindonews.com - Bunga bangkai yang diduga jenis Amorphophallus Titanum ditemukan tumbuh di lahan kosong di Gang Ampel, RT 01/05, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. Tak pelak, bunga langka ini pun menjadi tontonan warga setempat.
Bunga bangkai tersebut pertama kali mekar pada Kamis 15 November 2012 lalu, sekira pukul 13.00 WIB, di lahan kosong milik Suwada.
Namun, warga sekitar belum ada yang mengetahuinya. Bunga bangkai kemudian ditemukan oleh sekelompok anak-anak yang sedang main di lahan tersebut.
“Saya sama teman-teman lagi main, lalu melihat bunga itu. Awalnya dikira itu tanaman bawang. Tapi setelah dicium, tenyata baunya busuk seperti bangkai. Teman saya bilang itu bunga bangkai,” kata penemu bunga bangkai Kiki (10), Minggu (18/11/2012).
Bau yang dihasilkan bunga bangkai juga tercium oleh warga sekitar. Mereka pun akhirnya berdatangan ke lokasi untuk melihat langsung bunga langka tersebut. Namun, karena tidak dijaga, bagian bunga bangkai itu tampak rusak akibat disobek oleh anak-anak.
Sementara anak Suwada, Karnata (40) menyatakan, bunga bangkai itu bukan yang pertama kalinya ditemukan di tanah milik orang tuanya. Sebelumnya sudah dua kali bunga bangkai tumbuh di lahan tersebut.
“Dulu ada yang tumbuh mencapai satu meter. Memang sudah sering tumbuh disini, jadi warga sudah biasa, tidak kaget lagi,” ujarnya.
Menurut Karnata, dia tidak akan memelihara bunga itu, jadi membiarkan tumbuh dengan sendirinya. Kalaupun ada yang mau mengambil bunga itu, dia memperbolehkannya.
“Kalau ada yang mau membeli boleh. Kalau mau ambil yah silakan,” ungkapnya.
Bunga bangkai tersebut pertama kali mekar pada Kamis 15 November 2012 lalu, sekira pukul 13.00 WIB, di lahan kosong milik Suwada.
Namun, warga sekitar belum ada yang mengetahuinya. Bunga bangkai kemudian ditemukan oleh sekelompok anak-anak yang sedang main di lahan tersebut.
“Saya sama teman-teman lagi main, lalu melihat bunga itu. Awalnya dikira itu tanaman bawang. Tapi setelah dicium, tenyata baunya busuk seperti bangkai. Teman saya bilang itu bunga bangkai,” kata penemu bunga bangkai Kiki (10), Minggu (18/11/2012).
Bau yang dihasilkan bunga bangkai juga tercium oleh warga sekitar. Mereka pun akhirnya berdatangan ke lokasi untuk melihat langsung bunga langka tersebut. Namun, karena tidak dijaga, bagian bunga bangkai itu tampak rusak akibat disobek oleh anak-anak.
Sementara anak Suwada, Karnata (40) menyatakan, bunga bangkai itu bukan yang pertama kalinya ditemukan di tanah milik orang tuanya. Sebelumnya sudah dua kali bunga bangkai tumbuh di lahan tersebut.
“Dulu ada yang tumbuh mencapai satu meter. Memang sudah sering tumbuh disini, jadi warga sudah biasa, tidak kaget lagi,” ujarnya.
Menurut Karnata, dia tidak akan memelihara bunga itu, jadi membiarkan tumbuh dengan sendirinya. Kalaupun ada yang mau mengambil bunga itu, dia memperbolehkannya.
“Kalau ada yang mau membeli boleh. Kalau mau ambil yah silakan,” ungkapnya.
(rsa)