Cemburu, PNS bacok kakak ipar
Jum'at, 16 November 2012 - 22:06 WIB
Cemburu, PNS bacok kakak ipar
A
A
A
Sindonews.com - Diduga bermotif cemburu, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Kebersihan Kota Padang, Sumatera Barat, tega membacok iparnya sendiri hingga kritis.
KOrban kritis langsung dilarikan ke Rumah Sakit M Jamil Padang karena terluka parah di bagian leher. Sementara tersangka pembacokan langsung menyerahkan diri ke kantor Polisi Sektor (Polsek) Padang Selatan sambil menenteng golok.
Warga Pasar Gadang, Kecamatan Padang Selatan digegerkan dengan aksi sadis Joni yang tega membacok kaka iparnya karena cemburu. Seorang buruh angkut di Pasar Gadang bernama Asril, tiba-tiba saja terkapar bersimbah darah dengan luka menganga di bagian pundaknya.
"Warga kaget melihat Asril sudah tergeletak bersimbah darah," kata Midun warga Pasar Gadang, Jumat (16/11/2012).
Di kantor polisi, tersangka mengaku kalap karena selama ini merasa cemburu dan sakit hati kepada korban yang merupakan kakak iparnya sendiri. Karena istri dan mertuanya lebih simpatik kepada korban dibanding dirinya.
Diduga lelaki paruh baya ini mengalami stres dan langsung melampiaskan amarahnya kepada korban
Kapolsek Padang Selatan, AKP Dewi SUryani mengatakan, sementara korban tengah dalam kondisi kritis di RS M Jamil Padang karena mengalami dua luka di bagian tengkuknya yang nyaris putus di bacok oleh tersangka.
"Tersangka sudah kita amankan beserta golok yang digunakannya. Pelaku
terancam hukuman penjara diatas 5 tahun dan dijerat dengan pasal 351 KUHP," pungkasnya.
KOrban kritis langsung dilarikan ke Rumah Sakit M Jamil Padang karena terluka parah di bagian leher. Sementara tersangka pembacokan langsung menyerahkan diri ke kantor Polisi Sektor (Polsek) Padang Selatan sambil menenteng golok.
Warga Pasar Gadang, Kecamatan Padang Selatan digegerkan dengan aksi sadis Joni yang tega membacok kaka iparnya karena cemburu. Seorang buruh angkut di Pasar Gadang bernama Asril, tiba-tiba saja terkapar bersimbah darah dengan luka menganga di bagian pundaknya.
"Warga kaget melihat Asril sudah tergeletak bersimbah darah," kata Midun warga Pasar Gadang, Jumat (16/11/2012).
Di kantor polisi, tersangka mengaku kalap karena selama ini merasa cemburu dan sakit hati kepada korban yang merupakan kakak iparnya sendiri. Karena istri dan mertuanya lebih simpatik kepada korban dibanding dirinya.
Diduga lelaki paruh baya ini mengalami stres dan langsung melampiaskan amarahnya kepada korban
Kapolsek Padang Selatan, AKP Dewi SUryani mengatakan, sementara korban tengah dalam kondisi kritis di RS M Jamil Padang karena mengalami dua luka di bagian tengkuknya yang nyaris putus di bacok oleh tersangka.
"Tersangka sudah kita amankan beserta golok yang digunakannya. Pelaku
terancam hukuman penjara diatas 5 tahun dan dijerat dengan pasal 351 KUHP," pungkasnya.
(ysw)