Cagub Papua dirampok Rp9 M, belum lapor polisi
Kamis, 15 November 2012 - 16:51 WIB
Cagub Papua dirampok Rp9 M, belum lapor polisi
A
A
A
Sindonews.com - Calon Gubernur (Cagub) Papua Ruben Marey, hingga hari kedua pasca kejadian dinyatakan belum melaporkan ke kepolisian terkait aksi perampokan yang dialaminya saat akan menyetorkan uang di sebuah bank di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.
Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, hingga kini korban belum melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian.
"Sampai saat ini belum ada laporan yang masuk terkait kejadian tersebut," jelas Kombes Pol Rikwanto melalui pesan singkat kepada Sindonews, Kamis (14/11/2012).
Sebelumnya Rikwanto juga sudah menyarankan kepada korban untuk segera melaporkan kejadian tersebut, sehingga bisa segera diproses dan ditangani pihaknya.
Sebelumnya Cagub Papua Ruben Marey mengaku dirampok saat akan menyetorkan uang ke bank. Dirinya mengaku telah dirampok 1 juta USD atau sera Rp9 miliar.
Tak hanya itu, dalam kesaksiannya, dia juga menerangkan sempat disekap oleh pelaku di sebuah apartemen di kawasan Jakarta Barat sebelum akhirnya dilepaskan setelah memberikan uang tersebut. Pelaku juga sempat mengancam agar korban tidak melaporkan kepada polisi.
Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, hingga kini korban belum melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian.
"Sampai saat ini belum ada laporan yang masuk terkait kejadian tersebut," jelas Kombes Pol Rikwanto melalui pesan singkat kepada Sindonews, Kamis (14/11/2012).
Sebelumnya Rikwanto juga sudah menyarankan kepada korban untuk segera melaporkan kejadian tersebut, sehingga bisa segera diproses dan ditangani pihaknya.
Sebelumnya Cagub Papua Ruben Marey mengaku dirampok saat akan menyetorkan uang ke bank. Dirinya mengaku telah dirampok 1 juta USD atau sera Rp9 miliar.
Tak hanya itu, dalam kesaksiannya, dia juga menerangkan sempat disekap oleh pelaku di sebuah apartemen di kawasan Jakarta Barat sebelum akhirnya dilepaskan setelah memberikan uang tersebut. Pelaku juga sempat mengancam agar korban tidak melaporkan kepada polisi.
(rsa)