Jokowi blusukan ke Cideng bersama keluarga
Kamis, 15 November 2012 - 14:45 WIB
Jokowi blusukan ke Cideng bersama keluarga
A
A
A
Sindonews.com - Meski seharusnya libur, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo hari ini tetap beraktivitas. Seperti hari kerja, Jokowi masih observasi ke lapangan. Tapi kali ini Jokowi mengajak anak dan istrinya berkunjung ke sejumlah lokasi.
Lokasi pertama yang dituju adalah pintu air di kawasan Cideng, Jakarta Pusat. Sesampai di lokasi yang dituju, Jokowi memantau sekelilingnya. Menurutnya, lingkungan di pintu air Cidengan masih bersih.
“Ini masih hanya membicarakan perbaikan. Tapi, jika masih di level-level air tidak terlalu tinggi saya rasa masih bisa diperbaiki,“ ujar Jokowi di Cideng, Jakarta Timur, Kamis (15/11/2012).
Usai melihat kondisi pintu air, Jokowi melanjutkan aksi blusukan ke pemukiman kumuh yang berada tak jauh dari pintu air itu. Di sekitar pemukiman itu dia melihat penumpukan sampah.
Kemudian, Jokowi juga menuju ke pemukiman liar yang berda di pinggir perlintasan kereta api. Di sana mantan Wali Kota Solo itu bertemu dengan Lurah setempat. Dia meminta agar wilayah pemukiman kumuh masuk dalam daftar pembenahan.
“Ini kalau bisa perumahan di pinggir rel dimasukkan ke status pembenahan. Kalau bisa dinaikkan dulu, tapi cek status tanahnya,“ instruksi Jokowi kepada Lurah setempat.
Selanjutnya, Jokowi menyempatkan dirinya memasuki rumah salah seorang wanita tua yang juga berada di pinggiran kali. Jokowi terlihat biasa saja masuk ke dalam rumah 3X2 meter, cukup kumuh dan kotor, tampak tumpukan baju, perabotan sudah butut dan tempat tidur rusak.
Melihat itu, Jokowi berjanji akan segera melakukan perbaikan secara menyeluruh. “Ini didata saja dulu. Ini pokoknya lebih mudah ditata kalau status tanahnya jelas,“ pungkasnya.
Lokasi pertama yang dituju adalah pintu air di kawasan Cideng, Jakarta Pusat. Sesampai di lokasi yang dituju, Jokowi memantau sekelilingnya. Menurutnya, lingkungan di pintu air Cidengan masih bersih.
“Ini masih hanya membicarakan perbaikan. Tapi, jika masih di level-level air tidak terlalu tinggi saya rasa masih bisa diperbaiki,“ ujar Jokowi di Cideng, Jakarta Timur, Kamis (15/11/2012).
Usai melihat kondisi pintu air, Jokowi melanjutkan aksi blusukan ke pemukiman kumuh yang berada tak jauh dari pintu air itu. Di sekitar pemukiman itu dia melihat penumpukan sampah.
Kemudian, Jokowi juga menuju ke pemukiman liar yang berda di pinggir perlintasan kereta api. Di sana mantan Wali Kota Solo itu bertemu dengan Lurah setempat. Dia meminta agar wilayah pemukiman kumuh masuk dalam daftar pembenahan.
“Ini kalau bisa perumahan di pinggir rel dimasukkan ke status pembenahan. Kalau bisa dinaikkan dulu, tapi cek status tanahnya,“ instruksi Jokowi kepada Lurah setempat.
Selanjutnya, Jokowi menyempatkan dirinya memasuki rumah salah seorang wanita tua yang juga berada di pinggiran kali. Jokowi terlihat biasa saja masuk ke dalam rumah 3X2 meter, cukup kumuh dan kotor, tampak tumpukan baju, perabotan sudah butut dan tempat tidur rusak.
Melihat itu, Jokowi berjanji akan segera melakukan perbaikan secara menyeluruh. “Ini didata saja dulu. Ini pokoknya lebih mudah ditata kalau status tanahnya jelas,“ pungkasnya.
(lns)