Kekerasan pers, wartawan di Kaltim diperiksa
Rabu, 14 November 2012 - 13:03 WIB
Kekerasan pers, wartawan di Kaltim diperiksa
A
A
A
Sindonews.com - Dua wartawan di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) Fitriansyah Adisurya dan Ahmad Gajali diperiksa sebagai saksi oleh Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda atas kasus pemukulan kontributor ANTV Muhammad Asri Sattar saat meliput demonstrasi mahasiswa.
Kedua wartawan ini dimintai keterangannya untuk dibuatkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sebagai saksi untuk menguatkan aksi pemukulan tersebut.
"Saya diperiksa selama 30 menit dengan 10 pertanyaan. Pertanyaannya seputar aksi pemukulan karena saya ada di seputar Tempat Kejadian Perkara (TKP)," ujar Fitriansyah, Rabu (14/11/2012).
Pada saat kejadian, Fitriansyah memang berada di lokasi pemukulan. Ia pun menjelaskan kepada penyidik seputar kronologis pemukulan terhadap Asri Sattar yang ia saksikan langsung.
Sementara Ahmad Gajali juga diperiksa seputar aksi pemukulan yang diduga dilakukan preman. Ia diperiksa dengan dicecar 17 pertanyaan.
"Saya diperiksa juga selama 30 menit dan saya jelaskan peristiwa itu seluruhnya sesuai dengan yang saya lihat waktu di TKP," kata Gajali.
Sekitar 20 wartawan ikut menemani pemeriksaan ini sebagai bentuk dukungan moril terhadap pengungkapan aksi kekerasan terhadap jurnalis.
Bahkan para pekerja media ini menyatakan siap diperiksa sebagai saksi untuk menjelaskan aksi pemukulan.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kontributor ANTV Muhammad Asri Sattar dipukul oleh beberapa orang preman saat meliput demonstrasi mahasiswa di depan Pengadilan Negeri Samarinda, Senin, 22 Oktober 2012, lalu.
Sampai saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait aksi pemukulan tersebut.
Kedua wartawan ini dimintai keterangannya untuk dibuatkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sebagai saksi untuk menguatkan aksi pemukulan tersebut.
"Saya diperiksa selama 30 menit dengan 10 pertanyaan. Pertanyaannya seputar aksi pemukulan karena saya ada di seputar Tempat Kejadian Perkara (TKP)," ujar Fitriansyah, Rabu (14/11/2012).
Pada saat kejadian, Fitriansyah memang berada di lokasi pemukulan. Ia pun menjelaskan kepada penyidik seputar kronologis pemukulan terhadap Asri Sattar yang ia saksikan langsung.
Sementara Ahmad Gajali juga diperiksa seputar aksi pemukulan yang diduga dilakukan preman. Ia diperiksa dengan dicecar 17 pertanyaan.
"Saya diperiksa juga selama 30 menit dan saya jelaskan peristiwa itu seluruhnya sesuai dengan yang saya lihat waktu di TKP," kata Gajali.
Sekitar 20 wartawan ikut menemani pemeriksaan ini sebagai bentuk dukungan moril terhadap pengungkapan aksi kekerasan terhadap jurnalis.
Bahkan para pekerja media ini menyatakan siap diperiksa sebagai saksi untuk menjelaskan aksi pemukulan.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kontributor ANTV Muhammad Asri Sattar dipukul oleh beberapa orang preman saat meliput demonstrasi mahasiswa di depan Pengadilan Negeri Samarinda, Senin, 22 Oktober 2012, lalu.
Sampai saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait aksi pemukulan tersebut.
(ysw)