Ratusan pegawai honorer Pemkab Seram ngamuk
Senin, 12 November 2012 - 11:02 WIB
Ratusan pegawai honorer Pemkab Seram ngamuk
A
A
A
Sindonews.com - Tak kunjung diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), ratusan pegawai honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seram bagian barat, Maluku mengamuk. Mereka merusak kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD).
Ratusan pegawai honorer ini memecahkan kaca dan merusak peralatan kantor BKD, bahkan mereka mengancam akan membakar kantor tersebut.
Aksi ini dilakukan, karena Surat Keputusan (SK) Pemkab Seram bagian barat ternyata hanya mengangkat honorer yang telah lulus menjadi PNS tahun 2010.
Padahal, Bupati Seram bagian barat Jakobus Putileihalat pernah berjanji akan mengangkat 250 orang honorer menjadi PNS. Sedangkan quota untuk pengangkatan PNS tahun ini 200 orang.
Para pegawai honorer, menuding Bupati dan Kepala BKD Kabupaten SBB sudah melakukan penipuan. "Kami meminta agar
Bupati dan Kepala BKD di periksa karena sudah melakukan tindakan penipuan," ujar salah seorang pegawai honorer disela aksinya itu, Senin (12/11/2012).
Menurutnya, sebelum terpilih menjadi Bupati Seram bagian barat, Jacobus Putileihalat dalam kampanyenya menjanjikan akan mengangkat 450 orang pegawai honorer menjadi PNS. Tapi kenyataannya,pemerintah pusat hanya mengangkat 200 orang sesuai kuota.
Dalam aksi ini, para pegawai yang marah juga melakukan aksi pelemparan ke sejumlah kantor yang mereka lewati di antaranya kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah.
Mencegah aksi meluas, aparat Polres Seram bagian barat, bersiaga di sejumlah kantor pemerintah lainnya.
Kepala Bagian Humas Seram bagian barat Pikal, menyatakan para pegawai ini memang mengamuk karena tidak diangkat sebagai PNS, namun hanya melakukan aksi pelemparan saja.
"Hanya aksi pelemparan batu ke sejumlah kantor tapi tidak ada pembakaran," ungkap Pikal.
Dia mengaku sedang berkoordinasi dengan Bupati untuk meredakan suasana tersebut. Hingga berita ini diturunkan para pegawai masih menduduki kantor BKD SBB.
Ratusan pegawai honorer ini memecahkan kaca dan merusak peralatan kantor BKD, bahkan mereka mengancam akan membakar kantor tersebut.
Aksi ini dilakukan, karena Surat Keputusan (SK) Pemkab Seram bagian barat ternyata hanya mengangkat honorer yang telah lulus menjadi PNS tahun 2010.
Padahal, Bupati Seram bagian barat Jakobus Putileihalat pernah berjanji akan mengangkat 250 orang honorer menjadi PNS. Sedangkan quota untuk pengangkatan PNS tahun ini 200 orang.
Para pegawai honorer, menuding Bupati dan Kepala BKD Kabupaten SBB sudah melakukan penipuan. "Kami meminta agar
Bupati dan Kepala BKD di periksa karena sudah melakukan tindakan penipuan," ujar salah seorang pegawai honorer disela aksinya itu, Senin (12/11/2012).
Menurutnya, sebelum terpilih menjadi Bupati Seram bagian barat, Jacobus Putileihalat dalam kampanyenya menjanjikan akan mengangkat 450 orang pegawai honorer menjadi PNS. Tapi kenyataannya,pemerintah pusat hanya mengangkat 200 orang sesuai kuota.
Dalam aksi ini, para pegawai yang marah juga melakukan aksi pelemparan ke sejumlah kantor yang mereka lewati di antaranya kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah.
Mencegah aksi meluas, aparat Polres Seram bagian barat, bersiaga di sejumlah kantor pemerintah lainnya.
Kepala Bagian Humas Seram bagian barat Pikal, menyatakan para pegawai ini memang mengamuk karena tidak diangkat sebagai PNS, namun hanya melakukan aksi pelemparan saja.
"Hanya aksi pelemparan batu ke sejumlah kantor tapi tidak ada pembakaran," ungkap Pikal.
Dia mengaku sedang berkoordinasi dengan Bupati untuk meredakan suasana tersebut. Hingga berita ini diturunkan para pegawai masih menduduki kantor BKD SBB.
(lns)