14 Jenazah korban banjir bandang diambil keluarga
Senin, 12 November 2012 - 04:00 WIB
14 Jenazah korban banjir bandang diambil keluarga
A
A
A
Sindonews.com - Sebanyak 14 jenazah korban banjir bandang yang terjadi di Desa Batanguru Timur, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), akhirnya diambil oleh pihak keluarganya masing-masing.
“Jenazah korban sudah diambil oleh keluarganya dan dibawa ke kampungnya, desa tetangga yakni Desa Kabaniran, Kecamatan Sumarorong,” ujar Kapolres Mamasa AKBP Imade Sunarta, di Mapolres Mamasa, Minggu 11 November 2012.
Mereka dibawa oleh pihak keluarga dengan menggunakan ambulans milik pemerintah. Hanya saja, 14 jenazah tersebut belum dimakamkan, sebab masih menunggu dua korban lagi yang belum ditemukan.
Menurut Imade, kemungkinan proses pemakaman akan dilakukan secara massal, Sebagaimana adat warga di desa tersebut. Karena itu, pihak keluarga mereka masih menunggu hasil pencarian dua korban lain.
Terkait dengan penemuan sebuah usus yang diduga Anita, bayi umur enam bulan, polisi masih akan menunggu hasil identifikasi tim DVI Polda Sulbar yang turun dilokasi kejadian.
“Bayi tersebut baru berumur lima bulan. Dan ditemukan dalam keadaan terpisah. Jadi, harus dikenali dipastikan kebenarannya. Kemungkinan hari ini sudah ada hasilnya,” tutup Kapolres.
“Jenazah korban sudah diambil oleh keluarganya dan dibawa ke kampungnya, desa tetangga yakni Desa Kabaniran, Kecamatan Sumarorong,” ujar Kapolres Mamasa AKBP Imade Sunarta, di Mapolres Mamasa, Minggu 11 November 2012.
Mereka dibawa oleh pihak keluarga dengan menggunakan ambulans milik pemerintah. Hanya saja, 14 jenazah tersebut belum dimakamkan, sebab masih menunggu dua korban lagi yang belum ditemukan.
Menurut Imade, kemungkinan proses pemakaman akan dilakukan secara massal, Sebagaimana adat warga di desa tersebut. Karena itu, pihak keluarga mereka masih menunggu hasil pencarian dua korban lain.
Terkait dengan penemuan sebuah usus yang diduga Anita, bayi umur enam bulan, polisi masih akan menunggu hasil identifikasi tim DVI Polda Sulbar yang turun dilokasi kejadian.
“Bayi tersebut baru berumur lima bulan. Dan ditemukan dalam keadaan terpisah. Jadi, harus dikenali dipastikan kebenarannya. Kemungkinan hari ini sudah ada hasilnya,” tutup Kapolres.
(rsa)