Diserang wereng, petani lakukan semprot massal
Minggu, 11 November 2012 - 20:05 WIB
Diserang wereng, petani lakukan semprot massal
A
A
A
Sindonews.com - Untuk mengantisipasi meningkatnya serangan hama pada tanaman padi, Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan (PPP) Kabupaten Luwu Timur mengajak para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Tunas Harapan dan Tunas Harapan I melakukan gerakan semprot masal.
Kegiatan gerakan spot stop ini berlangsung di Desa Cendana Hitam Timur Kecamatan Tomoni Timur, Minggu (11/11/2012).
Sekeretaris Dinas PPP Lutim, Andi Polejiwa mengungkapkan gerakan spot stop ini dilakukan setelah terjadi serangan hama wereng cokelat di desa Pattengko dan Kertorahajo Kecamatan Tomoni Timur.
“Agar tidak terjadi ledakan serangan wereng cokelat, kita antisipasi sejak awal,” jelas Polejiwa.
Tujuan yang diharapkan dari kegiatan ini, kata Polejiwa untuk meningkatkan kepedulian petani akan pentingnya pengendalian serangan didaerah-daerah endemis melalui kerjasama.
Sementara itu, Staf Ahli Pembangunan, La Bessei mengatakan meningkatnya serangan hama wereng cokelat ini diakibatkan penggunaan bibit varietas lain yang tidak dianjurkan. Namun meledaknya perkembangan hama ini karena musuh alami hama tersebut telah musnah akibat pemakaian pestisida yang berlebihan.
“Meledaknya serangan hama wereng cokelat lebih dominan disebabkan penggunaan pestisida berjadwal yang menyebabkan musuh alami mati” jelas La Besse.
La Besse kembali mengingatkan dan mengajak kelompok tani untuk menghidari penggunaan pestisida secara berlebihan apalagi jika tanaman masih dalam keadaan sehat.
Kegiatan gerakan spot stop ini berlangsung di Desa Cendana Hitam Timur Kecamatan Tomoni Timur, Minggu (11/11/2012).
Sekeretaris Dinas PPP Lutim, Andi Polejiwa mengungkapkan gerakan spot stop ini dilakukan setelah terjadi serangan hama wereng cokelat di desa Pattengko dan Kertorahajo Kecamatan Tomoni Timur.
“Agar tidak terjadi ledakan serangan wereng cokelat, kita antisipasi sejak awal,” jelas Polejiwa.
Tujuan yang diharapkan dari kegiatan ini, kata Polejiwa untuk meningkatkan kepedulian petani akan pentingnya pengendalian serangan didaerah-daerah endemis melalui kerjasama.
Sementara itu, Staf Ahli Pembangunan, La Bessei mengatakan meningkatnya serangan hama wereng cokelat ini diakibatkan penggunaan bibit varietas lain yang tidak dianjurkan. Namun meledaknya perkembangan hama ini karena musuh alami hama tersebut telah musnah akibat pemakaian pestisida yang berlebihan.
“Meledaknya serangan hama wereng cokelat lebih dominan disebabkan penggunaan pestisida berjadwal yang menyebabkan musuh alami mati” jelas La Besse.
La Besse kembali mengingatkan dan mengajak kelompok tani untuk menghidari penggunaan pestisida secara berlebihan apalagi jika tanaman masih dalam keadaan sehat.
(ysw)