Korban banjir bandang kembali ditemukan
Minggu, 11 November 2012 - 09:50 WIB
Korban banjir bandang kembali ditemukan
A
A
A
Sindonews.com - Tiga hari pasca peristiwa banjir bandang di Desa Batanguru, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Tim SAR kembali menemukan jenazah bocah laki-laki yang diketahui bernama Fandi (10).
Hingga kini Tim SAR masih mencari dua bocah lagi yang diketahui hilang sejak peristiwa banjir bandang pada Kamis 8 November 2012 lalu, yakni Mettang (9) dan Risto (12).
“Satu orang korban sudah ditemukan. masih ada dua korban lagi yang belum ditemukan,” kata Komandan Kodim Polewali-Mamasa, Yudhi Murfi, Minggu (11/11/2012).
Dikatakan Yudhi, jenazah Fandi ditemukan di aliran Sungai Batanguru, sekitar pukul 11.00 Wita, kemarin siang, oleh Tim SAR gabungan. Saat itu juga, korban langsung di evakuasi ke lokasi ke jadian bersama jenazah lainnya.
Dengan ditemukannya satu korban, berarti jumlah korban yang tewas akibat banjir tersebut saat ini sudah 14 orang. Identifikasi warga, ada 16 orang korban, berarti dua orang belum ditemukan.
Sementara itu, tiga orang korban lainnya yang selamat, dua diantaranya masih dirawat di Puskesmas Sumarorong.
“Pencarian akan terus dilakukan. penyisiran bukan hanya pada Sungai di wilayah Batanguru, tapi sepanjang aliran sungai,” jelas Yudhi.
Hingga kini Tim SAR masih mencari dua bocah lagi yang diketahui hilang sejak peristiwa banjir bandang pada Kamis 8 November 2012 lalu, yakni Mettang (9) dan Risto (12).
“Satu orang korban sudah ditemukan. masih ada dua korban lagi yang belum ditemukan,” kata Komandan Kodim Polewali-Mamasa, Yudhi Murfi, Minggu (11/11/2012).
Dikatakan Yudhi, jenazah Fandi ditemukan di aliran Sungai Batanguru, sekitar pukul 11.00 Wita, kemarin siang, oleh Tim SAR gabungan. Saat itu juga, korban langsung di evakuasi ke lokasi ke jadian bersama jenazah lainnya.
Dengan ditemukannya satu korban, berarti jumlah korban yang tewas akibat banjir tersebut saat ini sudah 14 orang. Identifikasi warga, ada 16 orang korban, berarti dua orang belum ditemukan.
Sementara itu, tiga orang korban lainnya yang selamat, dua diantaranya masih dirawat di Puskesmas Sumarorong.
“Pencarian akan terus dilakukan. penyisiran bukan hanya pada Sungai di wilayah Batanguru, tapi sepanjang aliran sungai,” jelas Yudhi.
(ysw)