Ruang laktasi di Kulonprogo minim
Minggu, 11 November 2012 - 09:36 WIB
Ruang laktasi di Kulonprogo minim
A
A
A
Sindonews.com - Tahun 2013, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo menargetkan akan melengkapi seluruh puskesmas dengan ruang laktasi. Sejauh ini baru 5 Puskesmas yang dilengkapi ruang laktasi.
Kepala Dinas Kesehatan Kulonprogo, Bambang Haryatno mengakui minimnya ruang laktasi di wilayahnya. Namun dia berjanji akan berupaya untuk terus menambahnya. Tahun depan, dia mematok target seluruh puskesmas memiliki ruang laktasi.
"Saat ini hanya lima puskesmas rawat inap saja yang sudah dilengkapi ruang laktasi. Sedangkan lainnya belum. Tapi tahun depan, kam target di semua puskesmas sudah tersedia," kata Bambang di Kulonprogo, Minggu (11/11/2012).
Bambang menjelaskan, ruang laktasi sangat penting untuk mendukung pemberian ASI eksklusif. Karena itu, untuk merealisasikan target sebaran ruang laktasi ini, instansinya akan berkoordinasi dengan seluruh SKPD di Pemkab Kulonprogo.
Dengan demikian, setiap SKPD akan melengkapi kantornya dengan ruang laktasi yang representatif.
"Akan segera kita koordinasikan dengan SKPD agar menyediakan ruang laktasi yang representatif. Ini demi mendukung pemberian ASI eksklusif," terangnya.
Salah satu karyawan Pemkab Kulonprogo, Gunawan mengatakan, ruang laktasi di lingkungan kerja sangat diperlukan. Sehingga, ibu menyusui tetap dapat memberikan ASI ekslusif bagi anaknya.
"Ibu menyusui dapat memerah asi dengan nyaman, dan menyimpannya dengan baik, dan aman untuk diberikan kepada bayi. Di sisi lain, dia juga tidak harus meninggalkan tugasnya sebagai karyawan," kata dia.
Kepala Dinas Kesehatan Kulonprogo, Bambang Haryatno mengakui minimnya ruang laktasi di wilayahnya. Namun dia berjanji akan berupaya untuk terus menambahnya. Tahun depan, dia mematok target seluruh puskesmas memiliki ruang laktasi.
"Saat ini hanya lima puskesmas rawat inap saja yang sudah dilengkapi ruang laktasi. Sedangkan lainnya belum. Tapi tahun depan, kam target di semua puskesmas sudah tersedia," kata Bambang di Kulonprogo, Minggu (11/11/2012).
Bambang menjelaskan, ruang laktasi sangat penting untuk mendukung pemberian ASI eksklusif. Karena itu, untuk merealisasikan target sebaran ruang laktasi ini, instansinya akan berkoordinasi dengan seluruh SKPD di Pemkab Kulonprogo.
Dengan demikian, setiap SKPD akan melengkapi kantornya dengan ruang laktasi yang representatif.
"Akan segera kita koordinasikan dengan SKPD agar menyediakan ruang laktasi yang representatif. Ini demi mendukung pemberian ASI eksklusif," terangnya.
Salah satu karyawan Pemkab Kulonprogo, Gunawan mengatakan, ruang laktasi di lingkungan kerja sangat diperlukan. Sehingga, ibu menyusui tetap dapat memberikan ASI ekslusif bagi anaknya.
"Ibu menyusui dapat memerah asi dengan nyaman, dan menyimpannya dengan baik, dan aman untuk diberikan kepada bayi. Di sisi lain, dia juga tidak harus meninggalkan tugasnya sebagai karyawan," kata dia.
(ysw)