Artis masih dianggap sebagai lumbung suara
Sabtu, 10 November 2012 - 06:50 WIB
Artis masih dianggap sebagai lumbung suara
A
A
A
Sindonews.com - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat (Jabar) 2013 didominasi sosok berlatar belakang artis, pasalnya popularitas artis diyakini cukup untuk menarik simpati masyarakat.
Pengamat politik Fadjroel Rachman mengatakan, artis dalam dunia politik bukan hal baru. Artis dinilai cukup signifikan untuk mengumpulkan suara pada Pilkada.
“Artis saat ini sudah dipandang sebagai unsur penting dalam politik Indonesia, yaitu sebagai pendulang suara terbanyak, bagi pasangan tersebut,” kata Fadjroel saat dihubungi Sindonews, Sabtu (10/11/2012).
Menurut Fajroel, masyarakat harus memahami, memilih pemimpin jangan sekedar karena populer, tapi harus memiliki integritas.
"Selain integritas, pengalaman serta komitmen untuk memperjuangkan hak-hak rakyat kecil, itu yang harus dilihat rakyat. Selain itu, pilih pemimpin yang punya gagasan untuk memajukan Jabar," tegasnya.
Pengamat kelahiran Banjarmasin 17 Januari 1964 ini mengakui, tingkat kepercayaan publik terhadap partai politik (parpol) saat ini menurun. Tentunya fenomena ini bukan lagi menjadi pertarungan parpol, melainkan perang tokoh dengan segala gagasannya untuk memajukan Jabar.
“Pilgub Jabar yang dipertaruhkan bukan saja figur, ada juga pertarungan integritas, program dan kapabilitas,” pungkasnya.
Seperti diketahui, para artis yang bertarung di Pilkada Jabar ini ialah Deddy Mizwar yang berpasangan dengan Ahmad Heryawan, Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki, serta Dede Yusuf dan Lex Laksamana.
Pengamat politik Fadjroel Rachman mengatakan, artis dalam dunia politik bukan hal baru. Artis dinilai cukup signifikan untuk mengumpulkan suara pada Pilkada.
“Artis saat ini sudah dipandang sebagai unsur penting dalam politik Indonesia, yaitu sebagai pendulang suara terbanyak, bagi pasangan tersebut,” kata Fadjroel saat dihubungi Sindonews, Sabtu (10/11/2012).
Menurut Fajroel, masyarakat harus memahami, memilih pemimpin jangan sekedar karena populer, tapi harus memiliki integritas.
"Selain integritas, pengalaman serta komitmen untuk memperjuangkan hak-hak rakyat kecil, itu yang harus dilihat rakyat. Selain itu, pilih pemimpin yang punya gagasan untuk memajukan Jabar," tegasnya.
Pengamat kelahiran Banjarmasin 17 Januari 1964 ini mengakui, tingkat kepercayaan publik terhadap partai politik (parpol) saat ini menurun. Tentunya fenomena ini bukan lagi menjadi pertarungan parpol, melainkan perang tokoh dengan segala gagasannya untuk memajukan Jabar.
“Pilgub Jabar yang dipertaruhkan bukan saja figur, ada juga pertarungan integritas, program dan kapabilitas,” pungkasnya.
Seperti diketahui, para artis yang bertarung di Pilkada Jabar ini ialah Deddy Mizwar yang berpasangan dengan Ahmad Heryawan, Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki, serta Dede Yusuf dan Lex Laksamana.
(maf)