Kota Makale semrawut dan kumuh

Kamis, 08 November 2012 - 18:06 WIB
Kota Makale semrawut...
Kota Makale semrawut dan kumuh
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Kabupaten (pemkab) Tana Toraja kesulitan menjual potensi pariwisata lokal lantaran kondisi kota Makale sebagai ibu kota kabupaten dinilai masih semrawut.

“Jangan bermimpi Tana Toraja akan menjadi destinasi wisata apabila kesemrawutan Kota Makale saat ini tidak segera dibenahi,” ungkap Wakil Ketua DPRD Tana Toraja, Semuel Eban K Mundi, di gedung DPRD Tana Toraja, Kamis (8/11/2012).

Dia mengatakan, tata kota di Makale terkesan kurang perencanaan sehingga terlihat semrawut. Letak bangunan rumah yang makin bertambah banyak di wilayah kota Makale tidak ditata dengan baik.

Ironisnya, beberapa lokasi di sekitar bantaran sungai sudah padat dengan bangunan rumah penduduk. Spanduk maupun baliho yang terdapat hingga di sudut-sudut kota terpasang tidak sesuai aturan.

Begitu pula dengan kondisi arus lalu lintas yang tidak teratur. Kendaraan yang terparkir di ruas-ruas jalan protokol di Kota Makale hanya pada satu sisi jalan melainkan menggunakan sisi kanan kiri jalan yang menyebabkan penyempitan bahu jalan. Pada jam-jam sibuk terjadi kemacetan arus lalu lintas.

Kondisi Kota Makale yang semrawut akan membuat orang yang datang merasa tidak nyaman dan tidak betah tinggal di Tana Toraja. Dampaknya, orang maupun wisatawan tidak mau lagi datang kedua kalinya karena adanya rasa ketidaknyamanan selama berada di Tana Toraja.

“Wisatawan yang datang ke Tana Toraja bukan hanya ingin menikmati budaya, seni dan alam tetapi juga butuh kenyamanan dan ketenangan selama berada di daerah yang dikunjunginya,” kata Semuel.

Saat ini Kota Makale harus segera ditata dan dibenahi untuk membebaskan ibu kota kabupaten dari kesan semrawut dan kumuh. Tanpa ada upaya pembenahan dan penataan yang serius, keinginan menjadikan kota Makale sebagai salah satu destinasi wisata di Tana Toraja hanya sebuah retorika saja.

“Saya pesimis, kota Makale akan menjadi destinasi wisata hanya retorika saja tanpa diikuti tindakan nyata untuk penataan dan pembenahan yang lebih baik,” jelasnya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim) Tana Toraja John Tolla untuk dimintai tanggapannya soal tata kota Makale yang tidak teratur tidak berhasil dihubungi wartawan via telepon. Pesan singkat yang dikirim wartawan melalui Short Message Service (SMS) juga tidak dibalas.
(azh)
Berita Terkait
Upaya Mendukung Pemerintah...
Upaya Mendukung Pemerintah dalam Mencapai Net Zero Carbon
Jaga Kondisi Lingkungan,...
Jaga Kondisi Lingkungan, Jadi Awal Lahirnya Token Anagata Karya Anak Bangsa
Hutan Kota Pakansari...
Hutan Kota Pakansari Berikan Berbagai Manfaat buat Masyarakat
Kurangi Dampak Negatif,...
Kurangi Dampak Negatif, Perlunya Produk Ramah Lingkungan
Sinergi Winmar Holding...
Sinergi Winmar Holding dan Beca Sci Tech Ciptakan Energi Ramah Lingkungan
Legislator Jabar: Konservasi...
Legislator Jabar: Konservasi Alam Mutlak Harus Dilakukan
Berita Terkini
Saksi Mata Ungkap Detik-detik...
Saksi Mata Ungkap Detik-detik Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran
49 menit yang lalu
Kebakaran Melanda Pasar...
Kebakaran Melanda Pasar Jiung Kemayoran, Petugas Damkar Masih Berupaya Padamkan Api
2 jam yang lalu
Workshop Pengasuh Bahas...
Workshop Pengasuh Bahas Strategi Pesantren Tetap Berkembang di Era Disrupsi
3 jam yang lalu
Kebakaran Melanda Permukiman...
Kebakaran Melanda Permukiman Padat Penduduk di Kemayoran Malam Ini
3 jam yang lalu
Ini Identitas Korban...
Ini Identitas Korban Tewas dan Hilang Akibat Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor
4 jam yang lalu
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Berhasil Bendung Peredaran Tramadol di Jakpus
4 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved