Jagal sapi mogok, daging langka
Kamis, 08 November 2012 - 10:46 WIB
Jagal sapi mogok, daging langka
A
A
A
Sindonews.com - Para jagal sapi yang biasa melakukan penyembelihan sapi di Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Malang, melakukan aksi mogok. Akibatnya, kelangkaan daging pun terjadi di beberapa pasar tradisional yang ada di Kota Malang.
Dalam aksinya, para jagal sapi tersebut menginginkan harga jual sapi naik Rp4 ribu perkilogram dari harga normal yang ada saat ini.
"Harga saat ini Rp66 ribu/kg, kami ingin harga naik menjadi Rp70 ribu/kg," kata Ketua Himpunan Pengusaha Muslim Indonesia (HPMI) Seksi Jagal Kota Malang H Abu Hasan, Kamis (8/11/2012).
Sementara itu, Direktur RPH Kota Malang Joko Sudadi mengatakan, dia sudah mengimbau agar para jagal sapi tersebut tak melakukan aksi mogoknya. Hal itu dinilai justru dapat mempengaruhi hasil penjualan mereka.
"Kami sebenarnya sudah memberikan pertimbangan potensi daging dari luar yang masuk ke Kota Malang jika mereka mogok," katanya.
Meski demikian, aksi mogok para jagal ini tetap dilakukan hari ini. Tak pelak jika kemudian daging tak mudah ditemukan di sejumlah pasar di Kota Malang.
Untuk diketahui, terdapat 38 jagal sapi yang memanfaatkan RPH Kota Malang. Mereka dikenakan retribusi sebesar Rp44 ribu setiap harinya. Dalam sehari ada sekira 50-70 ekor sapi yang dipotong di RPH tersebut.
Dalam aksinya, para jagal sapi tersebut menginginkan harga jual sapi naik Rp4 ribu perkilogram dari harga normal yang ada saat ini.
"Harga saat ini Rp66 ribu/kg, kami ingin harga naik menjadi Rp70 ribu/kg," kata Ketua Himpunan Pengusaha Muslim Indonesia (HPMI) Seksi Jagal Kota Malang H Abu Hasan, Kamis (8/11/2012).
Sementara itu, Direktur RPH Kota Malang Joko Sudadi mengatakan, dia sudah mengimbau agar para jagal sapi tersebut tak melakukan aksi mogoknya. Hal itu dinilai justru dapat mempengaruhi hasil penjualan mereka.
"Kami sebenarnya sudah memberikan pertimbangan potensi daging dari luar yang masuk ke Kota Malang jika mereka mogok," katanya.
Meski demikian, aksi mogok para jagal ini tetap dilakukan hari ini. Tak pelak jika kemudian daging tak mudah ditemukan di sejumlah pasar di Kota Malang.
Untuk diketahui, terdapat 38 jagal sapi yang memanfaatkan RPH Kota Malang. Mereka dikenakan retribusi sebesar Rp44 ribu setiap harinya. Dalam sehari ada sekira 50-70 ekor sapi yang dipotong di RPH tersebut.
(rsa)