Wabah DBD, 7 balita dirawat
Kamis, 08 November 2012 - 01:03 WIB
Wabah DBD, 7 balita dirawat
A
A
A
Sindonews.com - Menjelang pergantian musim, Kabupaten Bangkalan mulai diserang wabah Demam Berdarah Dengue (DBD). Saat ini sudah tujuh balita yang dirawat karena menderita DBD.
Wakil Direktur Pelayanan RSA Ratu Ibu Bangkalan, dr Handy Rusmana menyatakan, dua pekan lalu tepatnya saat hujan mulai turun, sudah ada empat orang yang menderita DBD.
“Jumlah pasien DBD sementara masih ada 7 orang. Yang pulang 4 orang, sekarang tinggal 3 orang yang dirawat,” ujarnya di RSA Ratu Ibu Bangkalan, Rabu (7/11/2012).
Handy sendiri mengaku tidak hafal empat pasien yang sudah pulang tersebut. Sedangkan, untuk identitas 3 orang pasien yang masih di rawat, masing-masing Muhammad Dimas Ubaidillah (3) warga Desa Pekatan Kecamatan Blega, Afrizah (4), dan Lolanda (4) keduanya warga Desa Langkap Kecamatan Burneh.
Menurutnya, berdasarkan hasil tes laboratorium mereka positif menderita DBD.
Sementara itu, menyikapi sudah adanya penyakit demam berdarah di awal musim hujan tersebut, pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan langsung membuat surat edaran. Surat tersebut ditujukan pada seluruh masyarakat, melalui puskesmas yang ada di kabupaten Bangkalan.
“Dalam waktu dekat, kami akan melakukan pengasapan (foging),” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan, dr Ahmad Aziz di Bangkalan.
Untuk mengantisipasi penyebaran penyakit DBD, Dinkes Bangkalan mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, dengan cara meniadakan genangan air dan selalu hidup sehat.
Wakil Direktur Pelayanan RSA Ratu Ibu Bangkalan, dr Handy Rusmana menyatakan, dua pekan lalu tepatnya saat hujan mulai turun, sudah ada empat orang yang menderita DBD.
“Jumlah pasien DBD sementara masih ada 7 orang. Yang pulang 4 orang, sekarang tinggal 3 orang yang dirawat,” ujarnya di RSA Ratu Ibu Bangkalan, Rabu (7/11/2012).
Handy sendiri mengaku tidak hafal empat pasien yang sudah pulang tersebut. Sedangkan, untuk identitas 3 orang pasien yang masih di rawat, masing-masing Muhammad Dimas Ubaidillah (3) warga Desa Pekatan Kecamatan Blega, Afrizah (4), dan Lolanda (4) keduanya warga Desa Langkap Kecamatan Burneh.
Menurutnya, berdasarkan hasil tes laboratorium mereka positif menderita DBD.
Sementara itu, menyikapi sudah adanya penyakit demam berdarah di awal musim hujan tersebut, pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan langsung membuat surat edaran. Surat tersebut ditujukan pada seluruh masyarakat, melalui puskesmas yang ada di kabupaten Bangkalan.
“Dalam waktu dekat, kami akan melakukan pengasapan (foging),” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan, dr Ahmad Aziz di Bangkalan.
Untuk mengantisipasi penyebaran penyakit DBD, Dinkes Bangkalan mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, dengan cara meniadakan genangan air dan selalu hidup sehat.
(ysw)