Ratusan petugas buru kelompok teror di Gunung Biru
Rabu, 07 November 2012 - 16:18 WIB
Ratusan petugas buru kelompok teror di Gunung Biru
A
A
A
Sindonews.com - Setelah menunggu agak lama, akhirnya ratusan personel dari TNI-Polri mulai melakukan penyisiran di sekitar Gunung Biru, Tamanjeka, Poso. Seluruh warga yang masih beraktivitas di gunung tersebut sudah dievakuasi petugas.
Untuk mencegah pelaku teror kabur, sejumlah pintu masuk dan ke luar Gunung Biru dijaga ketat petugas. Rencananya, operasi ini akan berlangsung selama tiga hari.
Sedikitnya 200 personel Brimob dari Kelapa Dua Jakarta Dan Brimob Polda Sulawesi Tengah bersama dengan 200 personel TNI melakukan pengepungan serta penyisiran.
Misi utama dari operasi ini adalah mencari anggota dari kelompok pelaku bersenjata yang kemungkinan masih berada di kawasan itu. Petugas juga berupaya membersihkan bom atau ranjau yang diduga masih ditanam.
Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah Brigjen Dewa Parsana mengatakan, misi utama dari penyisiran itu adalah untuk mencari para pelaku aksi teror.
"Pembersihan bom ranjau juga untuk mencegah warga menjadi korban, karena banyak warga yang juga beraktivitas di gunung tersebut," katanya di Tamanjeka, Rabu (7/11/2012).
Sementara, Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 1307 Poso, Letkol Bobby Prabowo mengatakan seluruh pintu ke luar masuk ke wilayah Gunung Biru telah dijaga ketat oleh TNI dari Batalyon Infantri 714 Sintuwu Marosso.
Ia berharap, pelaksaan penyisiran tersebut akan membuahkan hasil sehingga Poso bisa kembali kondusif.
Sebelumnya, sejak 16 Oktober 2012, personel gabungan TNI Polri juga melakukan penjagaan ketat di sembilan titik ke arah dusun Tamanjeka dan Uweralulu.
Untuk mencegah pelaku teror kabur, sejumlah pintu masuk dan ke luar Gunung Biru dijaga ketat petugas. Rencananya, operasi ini akan berlangsung selama tiga hari.
Sedikitnya 200 personel Brimob dari Kelapa Dua Jakarta Dan Brimob Polda Sulawesi Tengah bersama dengan 200 personel TNI melakukan pengepungan serta penyisiran.
Misi utama dari operasi ini adalah mencari anggota dari kelompok pelaku bersenjata yang kemungkinan masih berada di kawasan itu. Petugas juga berupaya membersihkan bom atau ranjau yang diduga masih ditanam.
Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah Brigjen Dewa Parsana mengatakan, misi utama dari penyisiran itu adalah untuk mencari para pelaku aksi teror.
"Pembersihan bom ranjau juga untuk mencegah warga menjadi korban, karena banyak warga yang juga beraktivitas di gunung tersebut," katanya di Tamanjeka, Rabu (7/11/2012).
Sementara, Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 1307 Poso, Letkol Bobby Prabowo mengatakan seluruh pintu ke luar masuk ke wilayah Gunung Biru telah dijaga ketat oleh TNI dari Batalyon Infantri 714 Sintuwu Marosso.
Ia berharap, pelaksaan penyisiran tersebut akan membuahkan hasil sehingga Poso bisa kembali kondusif.
Sebelumnya, sejak 16 Oktober 2012, personel gabungan TNI Polri juga melakukan penjagaan ketat di sembilan titik ke arah dusun Tamanjeka dan Uweralulu.
(ysw)