3 koper Agnes Monica dirusak di Bandara Soeta
Rabu, 07 November 2012 - 10:44 WIB
3 koper Agnes Monica dirusak di Bandara Soeta
A
A
A
Sindonews.com - Ttiga koper milik penyanyi Agnes Monica dirusak oknum tak bertanggungjawab di Bandara Soekarno Hatta. Kejadian itu diungkapkan Agnes lewat akun twitternya @agnezmo.
Agnes menuturkan, tiga koper miliknya dibuka secara paksa di Airport Indonesia saat dirinya mengambil koper tersebut usai diturunkan dari pesawat Singapore Airlines yang digunakannya.
Hingga kini dia belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait dari mana negara awal tempatnya bertolak. Juga waktu penerbangannya.
"Di airport indonesia, kunci koper dibuka dengan paksa. Ini gimana pertanggungjawabannya ya?. Ada tiga koper yang dirusak kuncinya (bukan kunci TSA/ Transportation Security Administration), " tulis Agnes, Rabu (7/11/2012) pagi.
Agnes menuliskan, jika mental tak bertanggungjawab itu dipupuk dan terus dilakukan, bagaimana bangsa Indonesia bisa maju seperti negera-negara lainnya.
"Oh my gosh. Jaman sekarang, mentalnya kalo masih gini, gimana bisa maju?," ujarnya.
Peraih penghargaan The Best Singer Shorty Awards Shorty Awards 2012 itu menilai, jika koper miliknya itu tentu dilakukan oleh petugas resmi dengan membuka Transportation Security Administration (TSA).
"Kalo dibuka oleh petugas official, mereka akan buka TSA nya, bukan dicongkel dengan paksa. Bukan masalah uangnya/barang yang hilang. Tapi masalah mental bangsa. Masa airport Indonesia kaya gini ya? Bless this country," tuturnya.
Menurutnya, kalau sekali ini peristiwa tersebut dibiarkan, maka seolah-olah kita mendidik mereka atau oknum pelaku untuk berpikir bahwa hal ini tidak masalah dilakukan.
Agnes menilai, sebagai negara hukum tentu hukum harus ditegakkan oleh aparat.
"And they (para pelaku) can get away with it. Tolong ya phk yg berwenang? Dan ga MENDIDIK namanya kalo kita membiarkan aja kelakuan seperti ini. Negara Indonesia ini Negara HUKUM. Bukan survival of the fittest," imbuhnya.
Juri Indonesian Idol ini berharap, pihak Singapore Airlines juga dapat turun tangan menyelesaikan permasalahan ini. Menurutnya, persitiwa seperti pembukaan paksa koper itu sudah ke sekian kalinya terjadi.
Alasan dirinya mengungkapkan lewat media sosial bukan untuk memperburuk citra Indonesia. Justru kata dia, karena dirinya bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia, dirinya tidak rela kalau bangsa ini dicemarkan namanya karena oknum-oknum tidak bertanggung jawab.
"Dan maaf kalo akhirnya kejadian ini 'memaksa' saya untuk tulis di media publik, karena sudah sering kejadian dan dianggap enteng. It's time to make a change kali yaaaa ?," urainya.
Agnes menuturkan, tiga koper miliknya dibuka secara paksa di Airport Indonesia saat dirinya mengambil koper tersebut usai diturunkan dari pesawat Singapore Airlines yang digunakannya.
Hingga kini dia belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait dari mana negara awal tempatnya bertolak. Juga waktu penerbangannya.
"Di airport indonesia, kunci koper dibuka dengan paksa. Ini gimana pertanggungjawabannya ya?. Ada tiga koper yang dirusak kuncinya (bukan kunci TSA/ Transportation Security Administration), " tulis Agnes, Rabu (7/11/2012) pagi.
Agnes menuliskan, jika mental tak bertanggungjawab itu dipupuk dan terus dilakukan, bagaimana bangsa Indonesia bisa maju seperti negera-negara lainnya.
"Oh my gosh. Jaman sekarang, mentalnya kalo masih gini, gimana bisa maju?," ujarnya.
Peraih penghargaan The Best Singer Shorty Awards Shorty Awards 2012 itu menilai, jika koper miliknya itu tentu dilakukan oleh petugas resmi dengan membuka Transportation Security Administration (TSA).
"Kalo dibuka oleh petugas official, mereka akan buka TSA nya, bukan dicongkel dengan paksa. Bukan masalah uangnya/barang yang hilang. Tapi masalah mental bangsa. Masa airport Indonesia kaya gini ya? Bless this country," tuturnya.
Menurutnya, kalau sekali ini peristiwa tersebut dibiarkan, maka seolah-olah kita mendidik mereka atau oknum pelaku untuk berpikir bahwa hal ini tidak masalah dilakukan.
Agnes menilai, sebagai negara hukum tentu hukum harus ditegakkan oleh aparat.
"And they (para pelaku) can get away with it. Tolong ya phk yg berwenang? Dan ga MENDIDIK namanya kalo kita membiarkan aja kelakuan seperti ini. Negara Indonesia ini Negara HUKUM. Bukan survival of the fittest," imbuhnya.
Juri Indonesian Idol ini berharap, pihak Singapore Airlines juga dapat turun tangan menyelesaikan permasalahan ini. Menurutnya, persitiwa seperti pembukaan paksa koper itu sudah ke sekian kalinya terjadi.
Alasan dirinya mengungkapkan lewat media sosial bukan untuk memperburuk citra Indonesia. Justru kata dia, karena dirinya bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia, dirinya tidak rela kalau bangsa ini dicemarkan namanya karena oknum-oknum tidak bertanggung jawab.
"Dan maaf kalo akhirnya kejadian ini 'memaksa' saya untuk tulis di media publik, karena sudah sering kejadian dan dianggap enteng. It's time to make a change kali yaaaa ?," urainya.
(rsa)