Di Solo, beasiswa sampai SMA
Senin, 05 November 2012 - 15:07 WIB
Di Solo, beasiswa sampai SMA
A
A
A
Sindonews.com - Program Bantuan Pendidikan Masyarakat Kota Surakarta (BPMKS) tahun depan merambah jenjang pendidikan hingga SMA. Artinya, Biaya Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) SD, SMP, SMA dan sederajat, baik sekolah negeri maupun swasta, ditanggung Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Mulai tahun depan, BPMKS yang tahun ini hanya sampai jenjang SMP, ditingkatkan ke SMA/SMK. BOSP di-cover Pemkot (Pemerintah Kota)," kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Solo Rakhmat Sutomo, di Jawa Tengah, Senin (5/11/2012).
Penerima BOSP jenjang SMA/SMK adalah peserta didik dari keluarga miskin Solo dan atau berprestasi. Untuk memulainya, Disdikpora tengah mendata sasaran program tersebut.
Sedangkan pelaksanaan BPMKS untuk SD dan SMP tetap berlanjut. Sesuai kriteria penerima manfaat, tersedia BPMKS silver, gold, dan platinum.
Sebagai gambaran, BPMKS platinum diberikan kepada siswa miskin di sekolah PLUS jenjang SD, SMP, dan SMK. Jumlah sekolah penerima bantuan APBD bagi peserta didiknya, yakni 34 SD dan 10 SMP.
"Pemenuhan BOSP itu dari dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) pusat, BOS provinsi, ditambah BPMKS Kota Solo," terangnya.
Dalam program itu, dia mengatakan jatah per siswa tiap bulan untuk SD Rp57.500, SMP Rp110.000, dan SMA Rp200.000. Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2013 tercatat BPMKS digelontor Rp31,8 miliar.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo Budi Suharto mengatakan, BPMKS tahun depan menyentuh jenjang SMA sebagai komitmen pemkot menyelenggarakan pendidikan 12 tahun.
Program itu sebelumnya terkendala dana, sehingga hanya mampu mengakomodasi BOSP pendidikan sembilan tahun atau sampai SMP. Untuk itulah ia menganggap, wajar pengajuan dana BPMKS di KUA-PPAS APBD 2013 lebih besar jika dibandingkan tahun sebelumnya. Pada BPMKS 2012, pemkot menggelontor Rp30 miliar.
"Mulai tahun depan, BPMKS yang tahun ini hanya sampai jenjang SMP, ditingkatkan ke SMA/SMK. BOSP di-cover Pemkot (Pemerintah Kota)," kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Solo Rakhmat Sutomo, di Jawa Tengah, Senin (5/11/2012).
Penerima BOSP jenjang SMA/SMK adalah peserta didik dari keluarga miskin Solo dan atau berprestasi. Untuk memulainya, Disdikpora tengah mendata sasaran program tersebut.
Sedangkan pelaksanaan BPMKS untuk SD dan SMP tetap berlanjut. Sesuai kriteria penerima manfaat, tersedia BPMKS silver, gold, dan platinum.
Sebagai gambaran, BPMKS platinum diberikan kepada siswa miskin di sekolah PLUS jenjang SD, SMP, dan SMK. Jumlah sekolah penerima bantuan APBD bagi peserta didiknya, yakni 34 SD dan 10 SMP.
"Pemenuhan BOSP itu dari dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) pusat, BOS provinsi, ditambah BPMKS Kota Solo," terangnya.
Dalam program itu, dia mengatakan jatah per siswa tiap bulan untuk SD Rp57.500, SMP Rp110.000, dan SMA Rp200.000. Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2013 tercatat BPMKS digelontor Rp31,8 miliar.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo Budi Suharto mengatakan, BPMKS tahun depan menyentuh jenjang SMA sebagai komitmen pemkot menyelenggarakan pendidikan 12 tahun.
Program itu sebelumnya terkendala dana, sehingga hanya mampu mengakomodasi BOSP pendidikan sembilan tahun atau sampai SMP. Untuk itulah ia menganggap, wajar pengajuan dana BPMKS di KUA-PPAS APBD 2013 lebih besar jika dibandingkan tahun sebelumnya. Pada BPMKS 2012, pemkot menggelontor Rp30 miliar.
(mhd)