Untuk HP & laptop, perampok bacok satu keluarga
Senin, 05 November 2012 - 12:07 WIB
Untuk HP & laptop, perampok bacok satu keluarga
A
A
A
Sindonews.com - Satu gerombolan perampok beraksi, satu handphone (hp) dan satu unit laptop raib. Dalam aksinya itu, satu keluarga ditemukan luka-luka di Desa Manikin, Kecamatan Noemuti Timur, Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kapolres TTU AKBP I Gede Mega Suparwitha mengatakan, peristiwa perampokan tersebut terjadi pada Jumat 2 November 2012, sekira pukul 21.00 WITA.
“Saat ini tiga korban masih menjalani perawatan di Puskemas pembantu Haekto. Sementara, kawanan perampok masih dalam kejaran polisi, kita masih menunggu saksi korban yang mengenali pelaku sembuh,” kata I Gede Mega, di TTU, NTT, Senin (05/11/2012).
I Gede menjelaskan, kawanan perampok tersebut menyatroni rumah milik Yermias Naben, Kepala Sekolah SMP Maubam. Namun, saat di dalam rumah, kawanan perampok ini, tidak menyadari bahwa istri dan anaknya masih terjaga saat malam kejadian.
“Saat itu perampok masuk lewat pintu depan. Sementara satu keluarga itu sedang duduk santai, untuk menghindari hal yang tak diinginkan, para perampok langsung membacok istri dan dua anaknya ketika tidak menemukan uang yang mereka incar," ungkapnya.
Seperti diketahui, ketiga korban perampokan yang sedang menjalani perawatan di Puskesmas Pembantu Haekto, ialah Sita Badj (54) istri dan dua orang anaknya, Emerensiana Mnune (26) dan Hendrikus Berkanis (17).
Kapolres TTU AKBP I Gede Mega Suparwitha mengatakan, peristiwa perampokan tersebut terjadi pada Jumat 2 November 2012, sekira pukul 21.00 WITA.
“Saat ini tiga korban masih menjalani perawatan di Puskemas pembantu Haekto. Sementara, kawanan perampok masih dalam kejaran polisi, kita masih menunggu saksi korban yang mengenali pelaku sembuh,” kata I Gede Mega, di TTU, NTT, Senin (05/11/2012).
I Gede menjelaskan, kawanan perampok tersebut menyatroni rumah milik Yermias Naben, Kepala Sekolah SMP Maubam. Namun, saat di dalam rumah, kawanan perampok ini, tidak menyadari bahwa istri dan anaknya masih terjaga saat malam kejadian.
“Saat itu perampok masuk lewat pintu depan. Sementara satu keluarga itu sedang duduk santai, untuk menghindari hal yang tak diinginkan, para perampok langsung membacok istri dan dua anaknya ketika tidak menemukan uang yang mereka incar," ungkapnya.
Seperti diketahui, ketiga korban perampokan yang sedang menjalani perawatan di Puskesmas Pembantu Haekto, ialah Sita Badj (54) istri dan dua orang anaknya, Emerensiana Mnune (26) dan Hendrikus Berkanis (17).
(maf)